Home Investasi Apa Itu Obligasi? Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Apa Itu Obligasi? Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

95
0

Dalam dunia investasi anda pasti pernah mendengar istilah obligasi atau sering juga ada ajakan untuk berinvestasi pada obligasi. Lalu apa itu obligasi? Serta apa saja kelebihan dan kekurangan investasi pada obligasi?

apa itu obligasi apa saja kelebihan dan kekurangannya

Investasi dalam perencanaan keuangan untuk jangka panjang maupun jangka pendek memang sangat penting. Disamping untuk memperoleh keuntungan secara financial, dengan investasi anda bisa mencapai impian yang diinginkan seperti membeli rumah, kendaraan, untuk biaya pendidikan anak dan lainnya.

Jenis-jenis produk investasi yang bisa dijalankan saat ini ada beberapa pilihan seperti investasi emas, investasi Reksadana, deposito, tabungan, properti dan saham. Ada satu lagi produk investasi yang mungkin masih awam bagi anda yaitu obligasi. Oleh karena itu anda perlu mengerti apa itu obligasi agar lebih memahami seluk beluknya.

Obligasi sendiri dari tahun ke tahun memiliki grafik peningkatan yang signifikan dari sisi investor. Hal ini menandakan bahwa obligasi memang menarik sehingga banyak diminati para investor.

Baca Juga : Investasi Reksadana Lebih Menguntungkan Daripada Emas? Benarkah Demikian?

Apa Itu Obligasi?



Obligasi adalah surat pernyataan utang jangka menengah hingga jangka panjang. Istilah obligasi sering digunakan dalam pasar modal sebagai surat utang yang diberikan oleh penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Jika dalam dunia international obligasi biasa disebut dengan Bonds.

Jika dijelaskan secara mudahnya, suatu perusahaan sedang membutuhkan dana tambahan kemudian perusahaan tersebut menerbitkan surat utang untuk mengumpulkan dana. Surat utang tersebut dibeli oleh investor dengan sejumlah nilai utang yang diberikan. Nah surat utang tersebut yang dinamakan obligasi.

Menariknya lagi obligasi juga diperdagangkan layaknya saham. Namun berbeda dengan saham, obligasi tidak diperdagangkan pada Bursa Efek Indonesia ( BEI ) melainkan pada agen-agen penjual obligasi.

Sebagai contoh, anda berminat berinvestasi pada obligasi maka anda membeli obligasi tersebut melalui agen penjual obligasi. Pemerintah biasanya menunjuk bank dan lembaga sekuritas yang dipercaya sebagai agen penjual obligasi.

Baca Juga : Inilah Jenis Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang Sebagai Pilihan

Kelebihan Investasi Pada Obligasi

Obligasi memang salah satu produk investasi yang menarik minat para investor dengan berbagai kelebihannya seperti :

1. Investasi Pada Obligasi Termasuk Aman

Transaksi pembayaran dijamin oleh UU No. 24 Tahun 2002/UU No. 19 Tahun 2008.

2. Mudah Diperdagangkan

Obligasi diperdagangkan di pasar sekunder yang diatur Bursa Efek Indonesia ( BEI ), transaksinya dilakukan di luar bursa.

3. Menerima Keuntungan Berupa Bunga atau Kupon

Investor akan menerima kupon yang nilainya lebih tinggi dari bunga deposito, semakin panjang jangka waktu obligasi maka semakin tinggi nilai kupon yang diberikan.

4. Keuntungan Dari Selisih Harga Obligasi

Investor juga bisa memperoleh keuntungan dari selisih harga jual dan beli yang dilakukan ketika diperdagangkan. Contoh, harga awal obligasi adalah 100% kemudian harga mengalami kenaikan menjadi 110%, jika anda melakukan penjualan maka anda memperoleh keuntungan sebesar 10%.

Baca Juga : 3 Produk Investasi Yang Kebal Terhadap Pengaruh Inflasi

Kekurangan Investasi Pada Obligasi

Seperti halnya dengan produk investasi yang lainnya, obligasi juga memiliki kekurangan yang perlu anda pertimbangkan seperti :

1. Gagal Bayar Oleh Penerbit Obligasi

Yang namanya surat utang biasanya dikeluarkan ketika suatu perusahaan sedang membutuhkan dana segar, bisa dikatakan perusahaan tersebut sedang mengalami masalah financial. Jadi bisa saja investor dirugikan dengan adanya perusahaan yang gagal bayar karena mengalami kebangkrutan.

Ketika perusahaan mengalami gagal bayar, maka sudah dipastikan anda tidak memperoleh keuntungan bahkan seluruh pokok utang tidak kembali.

Tapi ini hanya terjadi dengan obligasi yang dikeluarkan oleh swasta, karena obligasi negara terlindungi oleh undang-undang.

2. Rugi Jika Menjual Sebelum Jatuh Tempo

Anda akan mengalami kerugian jika obligasi yang anda jual sebelum masuk waktu jatuh tempo, karena harga julanya lebih rendah dari harga belinya.

Baca Juga : Cara Mengatur Keuangan Secara Cerdas Untuk Masa Depan

Jeni – Jenis Obligasi




Jenis obligasi dapat dilihat dari beberapa sisi diantaranya adalah :

1. Jenis Obligasi Berdasarkan Dari Sisi Tujuannya :

  • Obligasi Rekap, Tujuannya dalam rangka Program Rekapitalisasi Perbankan.
  • Surat Utang Negara ( SUN ), Tujuannya untuk membiayai defisit APBN.
  • Obligasi Ritel Indonesia ( ORI ), Tujuannya sama dengan SUN, hanya saja nilainya lebih kecil agar dapat dibeli secara ritel.
  • Obligasi Syariah, Tujuannya sama seperti SUN bedanya obligasi syariah berdasarkan prinsip syariah.

2. Jenis Obligasi Berdasarkan Dari Sisi Penerbit

  • Corporate Bonds, Diterbitkan oleh perusahaan BUMN dan Swasta.
  • Government Bonds, Diterbitkan Pemerintah.
  • Municipal Bonds, Diterbitkan oleh Pemerintah Daerah.

Dari penjelasan di atas anda akan lebih memahami apa itu obligasi, kelebihan dan kekurangan serta jenis-jenis obligasi. Dengan begitu anda bisa mempertimbangkan untuk menjalankan investasi obligasi ini karena menarik bagi investor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here