Home Asuransi Begini Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

Begini Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

140
0

Begini Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online – Bagi anda yang berstatus sebagai seorang pekerja, tentunya sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Program ini memang ditujukan khusus untuk semua warga negara Indonesia yang berstatus sebagai seorang pekerja yang memberikan manfaat perlindungan sosial ekonomi bagi tenaga kerja.

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Sesuai dengan yang tercantum dalam UU No. 3 Tahun 1992 bahwa ” Setiap perusahaan wajib untuk mengikutsertakan seluruh tenaga kerjanya pada program BPJS Ketenagakerjaan “. Artinya BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak yang harus dipenuhi oleh perusahaan atau pemberi kerja terhadap tenaga kerjanya.



BPJS Ketenagakerjaan sendiri mempunyai beberapa program seperti :

  • Jaminan Hari Tua ( JHT )
  • Jaminan Kecelakaan Kerja ( JKK )
  • Jaminan Kematian ( JKM )
  • Jaminan Pensiun

Dari beberapa program BPJS Ketenagakerjaan di atas, Program Jaminan Hari Tua ( JHT ) menjadi salah satu yang banyak diminati oleh peserta BPJS. Hal ini dikarenakan JHT dapat dicairkan sebagian walaupun usia pekerja belum berusia 56 tahun.

Sehingga bagi anda yang telah berhenti bekerja dikarenakan suatu hal, bisa langsung mencairkan dana JHT tersebut tanpa syarat keanggotaan 10 tahun. Ini sesuai dengan PP No. 60 Tahun 2015.

Apalagi proses pencairan BPJS Ketenagakerjaan kini telah dipermudah dengan adanya fasilitas e-klaim yang dilakukan secara online. Cara ini dinilai sangat menguntungkan bagi anda sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan karena lebih praktis dan efisien.

Baca Juga : Bagaimana Prosedur dan Jenis Operasi Yang Ditanggung BPJS Kesehatan
Tahapan Proses Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Menggunakan e-Klaim

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Untuk tahapan pencairannya harus mengikuti aturan yang sudah ditentukan oleh BPJS. Ini wajib anda ketahui terlebih dahulu agar tidak mengalami kendala saat melakukan proses pencairan.

  • Membuat Akun Terlebih Dahulu

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Untuk tahapan pertama anda diwajibkan membuat akun melalui situs resmi milik BPJS ketenagakerjaan di https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/registrasi.bpjs. Anda akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran mulai dari Nomor KPJ AktifNamaTanggal LahirNomor E-KTPNama Ibu KandungNo. Handphone dan alamat email.

Isi formulir tersebut sesuai data asli yang anda miliki, jangan sampai salah dalam pengisian data-data tersebut.

  • Masukkan Kode Aktivasi Yang Dikirimkan Via Email

Langkah selanjutnya system akan secara otomatis mengirimkan pesan yang berisi kode aktivasi melalui email yang sudah anda daftarkan sebelumnya. Masukkan kode tersebut pada kolom yang tersedia dan selanjutnya klik SUBMIT.

  • Pilih Menu e-Klaim JHT

Setelah akun anda terverifikasi, maka selanjutnya anda akan diarahkan ke laman BPJS Kesehatan Personal Service. Untuk melanjutkan proses pencairan Bpjs Ketenagakerjaan, pilih menu e-Klaim JHT.

  • Isi Form Pengajuan Klaim Elektronik

Pada menu e-Klaim JHT, anda akan diarahkan pada laman form untuk Pengajuan Klaim Elektronik. Pengisian tersebut meliputi :

  1. Pilihan Peserta BPJS ( KPJ )
  2. Pilihan Aksi, Pilih saja ” Pengajuan Klaim “
  3. Jenis Klaim, Pilih sesuai yang anda harapkan ( contoh, ” mengundurkan diri ” )

Selanjutnya klik SUBMIT FORM dan klik Lanjutkan.

  • Tunggu Pemberitahuan Informasi PIN melalui SMS atau Email

Tahapan selanjutnya anda akan diberikan informasi PIN melalui SMS atau Email. Kemudian anda diwajibkan mengisi form data rekening bank untuk pencairan dana melalui proses transfer bank, serta upload dokumen-dokumen pendukung yang diminta oleh system.

Jika proses di atas telah selesai dilakukan, anda akan menerima email yang berisi data pengajuan pencairan e-Klaim.

Sampai disini proses pengajuan klaim anda telah selesai, pihak BPJS akan memberitahukan anda untuk datang ke kantor cabang BPJS yang sudah anda pilih sebelumnya. Waktunya biasanya selama satu minggu dari sejak melakukan proses pengajuan melalui e-Klaim.

Bawalah dokumen asli saat datang ke kantor cabang BPJS sesuai dengan yang sudah di upload melalui menu e-Klaim BPJS Ketenagakerjaan. Pastikan dokumen yang dibawa sudah lengkap untuk menghindari penolakan proses klaim karena kurangnya dokumen yang diminta.

Baca Juga : Pilih BPJS Kesehatan atau Asuransi Kesehatan Swasta
Apa Saja Pilihan Pencairan Program JHT?

Yang perlu anda ketahui, dalam melakukan proses klaim program JHT anda akan diberikan pilihan besaran pencairan maksimal meliputi :

1. Maksimal 10%

Klaim untuk persiapan usia pensiun. Syarat klaim meliputi :

  • Fotokopi Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan dan aslinya.
  • Fotokopi identitas diri semisal KTP dan paspor serta aslinya.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan aslinya.
  • Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.

2. Maksimal 30%

Klaim untuk pembiayaan membeli rumah ( sebagai DP KPR ). Syarat klaim meliputi :

  • Perusahaan tertib administrasi dan selalu membayar iuran (tidak menunggak).
  • Pembayaran dilakukan lewat bank yang menjalin kemitraan.
  • Pembelian rumah dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas KPR.

3. Maksimal 100%

Klaim untuk pekerja yang sudah berhenti bekerja, di PHK dan masuk masa pensiun. Syarat klaim meliputi :

  • Fotokopi Kartu BPJS Ketenagakerjaan dan aslinya.
  • Fotokopi Pengajuan Pembayaran Jaminan Hari Tua (F5).
  • Fotokopi buku rekening.
  • Fotokopi identitas diri semisal KTP atau paspor dan aslinya.
  • Fotokopi Kartu Keluarga dan aslinya.
  • Surat Keterangan Pengunduran Diri dari Perusahaan kepada Disnaker.

Itulah tahapan-tahapan yang perlu dilakukan untuk melakukan pencairan BPJS Ketenagakerjaan secara online melalui e-Klaim. Informasi ini sangat penting untuk menghindari kesalahan-kesalahan saat proses klaim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here