Home Bisnis Waspada Terhadap Koperasi Bodong, Pahami Ciri-Cirinya

Waspada Terhadap Koperasi Bodong, Pahami Ciri-Cirinya

185
0

Waspada terhadap koperasi bodong – Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang menjadi korban investasi bodong yang mengaku sebagai koperasi. Padahal itu hanya sebuah modus yang digunakan oleh para oknum kejahatan investasi bodong untuk memancing orang agar tergiur dengan tawarannya.

Baca Juga : Pahami Tentang Investasi Bodong Agar Tidak Tertipu

koperasi bodong

Salah satu contoh koperasi bodong yang sudah terungkap oleh tim satgas Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) adalah KSP Pandawa. Ternyata nama koperasi yang disematkan didepan adalah hanya untuk menarik minat masyarakat agar tergiur dan bergabung menjadi anggota.

Nah… sebagai antisipasi anda yang belum terperangkap koperasi bodong, ada baiknya anda harus mengetahui hal-hal sebagai berikut :

Ciri-ciri Koperasi Bodong

Sesuai dengan data dari beberapa kasus koperasi bodong yang sudah terungkap, bisa diambil kesimpulan bahwa ada beberapa ciri-ciri koperasi bodong yang perlu diwaspadai.

Nama Koperasi Hanya Sebagai Kedok Penipuan

Bisanya ada sebuah investasi bodong yang melakukan aksinya dengan menawarkan kepada masyarakat dengan mencatut nama koperasi untuk dijadikan nama depan, namun itu hanya sebagai kedok saja.

Menawarkan Hasil Tinggi Dalam Waktu Singkat

Hasil yang ditawarkan memang sangat menggiurkan, karena mereka memberikan bunga tinggi dari jumlah uang yang disetorkan dari masyarakat. Dan itu hanya butuh waktu yang singkat, bunga dibagikan setiap bulan.

Faktanya, bunga yang mereka tawarkan ternyata lebih tinggi dari semua instrumen investasi manapun. Ini jelas tidak masuk akal karena untuk memperoleh keuntungan investasi tidak bisa dilakukan dalam jangka waktu yang singkat.

Dana Dihimpun Dari Masyarakat Yang Bukan Anggota Koperasi

Masyarakat diwajibkan menyetorkan dana sebagai investasi dan akan diberikan keuntungan dari dana tersebut. Anehnya, dana yang disetorkan bukan diperoleh dari anggota koperasi tersebut.

Jadi siapapun boleh menyimpan dananya walaupun bukan anggota koperasi. Ini jelas menyalahi aturan koperasi bahwa koperasi simpan pinjam hanya boleh menghimpun dana dari anggota, dan pinjaman juga untuk anggota.

Tidak Dikelola Dengan Baik

Dana yang sudah masuk dari masyarakat tidak dikelola dengan baik atau hanya melakukan pola system ponzi. Jadi dana yang digunakan untuk membayar bunga orang yang lebih dulu menyetorkan dana adalah dari orang baru.

Artinya dana tersebut benar-benar tidak digunakan sebagai alat investasi. Hanya berputar-putar dari orang ke orang dan pada akhirnya akan ada istilah gagal bayar.

Tidak Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan

Sudah pasti koperasi bodong tidak terdaftar di OJK, karena mereka niatnya bukan membantu masyarakat tapi untuk melakukan penipuan. Jadi jika anda menginginkan investasi yang aman, pastikan sudah terdaftar di OJK.

Dengan mengetahui ciri-ciri di atas, diharapkan anda bisa lebih berhati-hati dalam berinvestasi. Jika memang anda berniat berinvestasi yang aman, bisa melalui Reksadana, emas, pasar saham dan unit link.

Baca Juga : Disini tempat investasi reksadana yang cocok bagi semua kalangan, mulai dari Rp 100.000

Solusi Mencari Investasi Yang Aman

Bagi anda yang memang berminat untuk berinvestasi, ada banyak instrumen investasi yang aman di Indonesia. Pastikan investasi yang anda jalani sudah terdaftar di situs OJK, untuk memastikan bahwa investasi anda aman.

Namun jangan sampai menilai bahwa investasi itu tanpa resiko, karena setiap investasi itu mempunyai resiko yang harus ditanggung investor. Jadi pahami betul seluk beluk investasi yang akan diikuti, baca riwayat perusahaannya selama 1-2 tahun ke belakang.

Baca Juga : Beberapa Keuntungan dan Resiko Investasi Reksadana

Dengan melihat riwayat atau rekam jejak perusahaan investasi, maka anda bisa menilai perusahaan tersebut sehat secara financial atau tidak.

Itulah beberapa penjelasan dari saya mengenai penipuan koperasi bodong yang marak terjadi saat ini. Semoga bisa bermanfaat untuk anda agar lebih waspada dalam memilih investasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here