Apa Itu BPJS PBI? Bagaimana Cara Mengurusnya?

0
107

BPJS Kesehatan merupakan badan hukum publik yang bertugas sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan secara resmi berdiri pada 1 Januari 2014. Seluruh warga negara Indonesia diwajibkan menjadi peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan aturan UU BPJS Pasal 14. Kepesertaan BPJS Kesehatan sendiri dibagi menjadi dua kelompok, yaitu peserta BPJS PBI dan Non PBI. Kali ini yang akan saya bahas adalah mengenai apa itu BPJS PBI.

Apa itu BPJS PBI - Apa Itu BPJS PBI? Bagaimana Cara Mengurusnya?

Sampai dengan hari ini manfaat BPJS Kesehatan sudah sangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Seperti yang kita ketahui peserta BPJS Kesehatan juga diwajibkan membayar iuran bulanan yang nilainya sesuai dengan kelasnya masing-masing. Namun iuran BPJS Kesehatan hanya dibebankan bagi peserta BPJS Non PBI, sedangkan peserta BPJS PBI akan mendapatkan bantuan iuran dari Pemerintah. Untuk lebih jelasnya mengenai apa itu BPJS PBI, silahkan simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : Status Peserta BPJS Kesehatan Setelah Resign atau PHK

Apa Itu BPJS PBI?

Peserta BPJS PBI adalah peserta penerima bantuan iuran dari Pemerintah. Artinya, peserta BPJS Kesehatan yang terdaftar sebagai peserta BPJS PBI akan dibebaskan dari iuran bulanan karena iuran tersebut ditanggung atau dibayarkan oleh Pemerintah. Peserta BPJS PBI sendiri dibagi lagi menjadi dua kelompok, yaitu peserta BPJS PBI APBD dan BPJS PBI APBN.



Peserta BPJS PBI APBD adalah peserta BPJS yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah. Sedangkan peserta BPJS PBI APBN adalah peserta BPJS yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Pusat.

Jadi jika kita ambil kesimpulan, BPJS PBI ini hanya dikhususkan bagi masyarakat tidak mampu atau warga miskin yang ditetapkan oleh Dinas Sosial setempat. Sedangkan bagi anda yang merasa sebagai warga non miskin atau paling tidak mampu membayar iuran bulanan, maka tidak berhak mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS PBI.

Baca Juga : Perbedaan Faskes Pertama dan Faskes Lanjutan BPJS Kesehatan

Kriteria Peserta BPJS PBI

Setelah anda paham dengan pengertian apa itu BPJS PBI, selanjutnya yang perlu anda ketahui adalah kriteria seperti apa sebenarnya yang berhak menjadi peserta BPJS PBI. Berikut ini beberapa kriterianya yang diatur dalam Perpres No. 101 Tahun 2011.

  • Kriteria Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan adalah Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu.
  • Fakir Miskin adalah orang yang sama sekali tidak mempunyai sumber mata pencaharian dan/atau mempunyai sumber mata pencaharian tetapi tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kehidupan dirinya dan/atau keluarganya
  • Orang Tidak Mampu adalah orang yang mempunyai sumber mata pencaharian, gaji atau upah, yang hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar yang layak namun tidak mampu membayar iuran bagi dirinya dan keluarganya.

Apakah anda termasuk di dalam kriteria di atas? Jika memang anda termasuk, maka anda berhak untuk mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi peserta BPJS PBI. Bagaimana cara mengurusnya? Silahkan simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : Kapan Kartu BPJS Kesehatan Bisa Digunakan Pertama Kali?

Cara Mengurus atau Mendaftar Peserta BPJS PBI

Sebagai catatan, cara ini hanya diperuntukkan bagi anda yang termasuk di dalam kriteria namun belum terdaftar menjadi peserta BPJS PBI. Sehingga anda memiliki hak untuk mengajukan atau mengurus sendiri dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

  1. Membuat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) melalui Desa (Kelurahan) setempat. Kemudian Fotocopy dan lakukan legalisir di kantor Kecamatan setempat.
  2. Siapkan persyaratan lain seperti : Fotocopy KTP, Fotocopy KK, dan pasphoto 3×4 masing-masing anggota keluarga sesuai data pada KK.
  3. Membawa bukti pembayaran rekening listrik 3 bulan terakhir.
  4. Membuat surat pengantar dari Puskesmas untuk pembuatan kartu BPJS Kesehatan
  5. Bawa seluruh berkas persyaratan di atas menuju kantor Dinas Sosial setempat untuk mendapatkan surat pengantar atau surat rekomendasi dari Dinas Sosial.
  6. Setelah memperoleh surat rekomendasi dari Dinas Sosial, maka selanjutnya menuju kantor BPJS Kesehatan setempat untuk melakukan pendaftaran peserta BPJS PBI.

Baca Juga : Apakah Prothesa Gigi atau Gigi Palsu Ditanggung BPJS Kesehatan?

Proses pembuatan peserta BPJS PBI biasanya memerlukan waktu beberapa bulan hingga disahkan secara resmi melalui data rekonsiliasi dari kementerian Sosial (Kemensos).

LEAVE A REPLY

Silahkan tulis komentar anda!
Masukkan nama anda disini