Apa Itu Fintech Lending Peer to Peer (P2P) : Pengertian dan Model Bisnisnya

0
14

Perusahaan Fintech Lending Peer to Peer atau yang lebih dikenal dengan P2P Lending di Indonesia saat ini bak jamur di musim hujan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga bulan September 2017 telah terjadi transaksi dari Fintech Lending mencapai hingga Rp 1,4 Triliun. Angka ini menandakan bahwa layanan ini menunjukkan trend positif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, hingga saat ini telah menjangkau ke daerah-daerah di seluruh pelosok negeri.

Baca Juga : Kredivo : Cicilan Tanpa Kartu Kredit, Syarat Mudah, Pencairan Hanya 1 Menit

Apa Itu Fintech Lending Peer to Peer (P2P)

Apa itu fintech lending - Apa Itu Fintech Lending Peer to Peer (P2P) : Pengertian dan Model Bisnisnya

Pengertian Fintech Lending adalah sebuah platform yang diselenggarakan oleh Perusahaan keuangan berbasis teknologi (fintech) yang mempertemukan antara peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman melalui internet digital.

Penerima pinjaman biasanya mereka yang membutuhkan dana tidak terlalu besar untuk memulai usaha kecil menengah (pelaku UKM). Dengan adanya Fintech Lending ini maka akan mempermudah mereka dalam memperoleh modal usaha karena persyaratannya tidak memerlukan agunan (jaminan). Persyaratan yang mudah ini tentu memberikan daya tarik tersendiri sehingga perkembangan bisnis fintech lending terus mengalami lonjakan yang positif.

Berdasarkan data terbaru yang diambil dari situs resmi OJK per September 2018 telah terdaftar 67 Perusahaan fintech lending dengan penyaluran pinjaman mencapai 9 Triliun Rupiah. Data tersebut membuktikan bahwa bisnis fintech lending selain mengalami pertumbuhan yang signifikan juga banyak masyarakat yang ikut terbantu, khususnya pelaku usaha kecil.

Model Bisnis Fintech Lending

Secara garis besar, Perusahaan fintech lending sebenarnya sebagai pihak penyedia platform yang mempertemukan antara calon peminjam dan pemberi pinjaman (investor). Sebagai pihak peminjam, anda akan diminta untuk memberikan dokumen-dokumen persyaratan yang dibutuhkan dan nantinya akan dilakukan proses validasi oleh Perusahaan fintech lending. Jika persayaratan yang diajukan memenuhi persyaratan, maka pengajuan pinjaman tersebut akan dimasukkan ke dalam marketplace agar pengajuan anda dapat dilihat oleh para pemberi pinjaman.

Sedangkan bagi pemberi pinjaman akan melihat seluruh data yang diberikan oleh calon peminjam sebagai pertimbangan sebelum memutuskan memberikan pinjaman. Biasanya ada beberapa hal yang akan dipertimbangkan seperti riwayat keuangan calon peminjam, pendapatan per bulan, serta tujuan pinjaman digunakan untuk apa. Jika data yang diberikan dinilai sesuai target, sebagai pemberi pinjaman anda bisa langsung menginvestasikan dana sebesar yang diinginkan calon peminjam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here