RajaBackLink.com
Jual Beli Bitcoin dan Aset Digital

Apa Itu NEO dan Kenapa Bisa Berkembang Pesat?

0
633

Dalam jangka waktu dua belas bulan terakhir, perkembangan NEO sangat pesat di dalam industri cryptocurrency. Kapitalisasi pasar NEO jika dilihat pada Coinmarketcap saat ini telah mengalami peningkatan hingga mencapai miliaran dollar. Ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa bagi NEO. Lalu apa itu NEO? Kenapa bisa berkembang pesat?

Apa Itu NEO dan Kenapa Bisa Berkembang Pesat - Apa Itu NEO dan Kenapa Bisa Berkembang Pesat?

Banyak ahli yang menyebut, NEO adalah “Ethereum killer” atau ada juga yang menyebutnya “Ethereum dari China”. Ya… NEO merupakan salah satu platform berbasis smart contract berasal dari China. Saat ini NEO menjadi salah satu proyek Blockchain paling berharga di pasar.

Baca Juga : Vexanium Tahap ICO Dimulai Tanggal 16 Mei 2018, Bagaimana Cara Membelinya?

Apa Itu NEO dan Kenapa Bisa Berkembang Pesat?

NEO adalah sebuah perubahan nama dari proyek Blockchain terdahulunya yaitu Antshares. Pada tahun 2014 silam, proyek Antshares kurang diminati atau tidak memperoleh daya tarik secara nyata.

Sehingga pada tahun 2017, mereka mengubah namanya menjadi NEO dan mulai fokus pada fungsi smart contract sebagai cara untuk mengoptimalkan manajemen aset dalam konteks teknologi blockchain yang terdesentralisasi.

NEO memposisikan dirinya sebagai jaringan terdistribusi bagi smart contract. Platform ini melibatkan sejumlah fungsi yang dirancang untuk menciptakan identitas digital yang mampu masuk secara efektif yang berfungsi di dalam ekosistemnya.



Sesuai dengan yang dijelaskan pada whitepaper NEO bahwa pada Blockchain NEO, pengguna dapat mendaftar, jual beli, dan mengedarkan berbagai jenis aset digital. Aset yang terdaftar melalui identitas digital, divalidasi dan dilindungi oleh hukum.

NEO bekerja untuk memastikan bahwa identitas pada platformnya sesuai dengan standar yang diterima secara umum di Internet. Ini harus membantu melindungi klaim hukum yang dimiliki identitas ini atas semua transaksi yang dilakukan di dalam platform NEO.

Selain itu, platform ini menggunakan sejumlah metode otentikasi untuk lebih meningkatkan keamanan pengguna: “Verifikasi identitas kami saat mengeluarkan atau menggunakan identitas digital termasuk penggunaan fitur wajah, sidik jari, suara, SMS dan metode otentikasi multi-faktor lainnya.”

Sementara itu, fungsi smart contract yang disebut NeoContract memungkinkan pengguna untuk mengeksekusi kontak pintar mereka sendiri, pengembang juga dapat membangun aplikasi terdesentralisasi mereka sendiri di dalam platform. Ini telah menjadi kekuatan pendorong bagi pertumbuhan platform dengan mendorong proyek-proyek baru untuk memilih platform.

Selain itu, para pengembang mengklaim bahwa mereka mampu mendukung 10.000 transaksi per detik.

Baca Juga : Indodax Berikan Diskon 50 Persen Fee Trading Selama Ramadhan

Proyek NEO

Seperti yang sudah saya jelaskan bahwa siapapun atau pengembang bisa membuat token melalui platform NEO dengan mudah. Token pertama yang menggunakan platform NEO adalah QLINK yang mengadakan penjualan token perdananya (ICO) pada tanggal 22 Desember 2017 yang lalu. Penjualan ini selesai dalam waktu enam menit dan mengangkat sekitar 10 ribu token NEO.

Proyek token lain yang menggunakan platform NEO adalah Narrative. Pengembang sebelumnya akan menggunakan platform Ethereum, namun akhirnya mereka memilih platform NEO dan hal ini menyebabkan kegemparan di dalam komunitas crypto. Akibatnya eksistensi NEO semakin banyak dikenal secara global.

Platform NEO saat ini memiliki lebih dari 40 DApps (aplikasi desentralisasi) pada blockchainnya. Proyek-proyeknya sangat beragam, mulai dari menangani data besar dan kecerdasan buatan hingga pariwisata dan permainan, serta lotere.

Juga, pada bulan Mei, NEO Foundation dan Ontology Foundation, jaringan kepercayaan terdistribusi yang berfokus pada identitas digital dan pertukaran data, menandatangani Memorandum of Understanding untuk bekerja sama dalam membangun ekosistem smart contract, di antara tujuan-tujuan lainnya.



Exchange terdesentralisasi pertama pada platform NEO diluncurkan pada tanggal 31 Maret. Exchange tersebut diberi nama Switcheo yang mendukung perdagangan token standar NEP-5.

Switcheo memiliki fungsi sebagai pertukaran crypto to crypto bagi token-token yang menggunakan platform NEO sebelum masuk di dalam bursa exchange lainnya. Tantangan yang sering dihadapai bagi proyek crypto baru pada tahap awal adalah dimana mereka memerlukan waktu untuk terdaftar di exchange besar.

Baca Juga : Coinone Indonesia Bagi-Bagi Hadiah Melalui Program Bounty

Oleh karena itu, Switcheo hadir sebagai solusi bagi token dengan standar NEP-5 untuk bisa diperdagangkan sebelum masuk ke exchange besar. Terutama bagi pengembang yang menggunakan teknologi blockchain dari NEO.

Hal ini memungkinkan bagi semua token yang berjalan di atas standar NEP-5 bisa diperdagangkan setelah ICO berakhir.

Itulah sedikit penjelasan tentang apa itu NEO yang saya ambil dari berbagai sumber terpercaya di dalam dunia cryptocurrency. Semoga memberikan tambahan wawasan bagi anda khususnya pada dunia cryptocurrency.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here