Apa Itu SKCK? Bagaimana Cara Membuat SKCK?

0
83

Salah satu persayaratan dokumen untuk mengajukan lamaran pekerjaan pada sebuah Perusahaan atau sebuah instansi pemerintah adalah wajib menyertakan SKCK. Seperti halnya syarat untuk mengikuti tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) juga memerlukan syarat administrasi berupa SKCK terbaru. Lantas apa itu SKCK? Bagaimana cara membuat SKCK?

apa itu skck dan cara membuat skck melalui polres atau polsek - Apa Itu SKCK? Bagaimana Cara Membuat SKCK?

Jika berbicara mengenai SKCK tentu tidak terlepas dari kantor kepolisian Republik Indonesia. Ya.. untuk mendapatkan SKCK anda harus mendatangi kantor kepolisian terdekat dengan membawa berbagai persyaratan yang sudah ditentukan. Kantor kepolisian yang dimaksud adalah Kepolisian Sektor (POLSEK) atau Kepolisian Resort (POLRES).

Apa Itu SKCK?

Untuk menambah wawasan anda tentang apa itu SKCK, berikut ini penjelasan mengenai SKCK yang perlu anda pahami.



SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian adalah sebuah surat yang berisi tentang catatan seseorang yang terdapat dalam data kepolisian. SKCK atau yang sebelumnya lebih dikenal dengan Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) hanya diterbitkan melalui Polsek maupun Polres setempat.

SKCK banyak digunakan sebagai persyaratan dokumen administrasi untuk berbagai keperluan seperti untuk melamar pekerjaan, pindah alamat penduduk, mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan lain sebagainya.

Baca Juga : Pengertian NPWP Pribadi : Manfaat Dan Syarat Memiliki NPWP

Cara dan Syarat Membuat SKCK

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pembuatan SKCK bisa dilakukan melalui Polsek maupun Polres setempat sesuai dengan domisili. Seperti pada umumnya pembuatan SKCK juga memerlukan beberapa surat pengantar melalui RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan.

Berikut ini tahapan-tahapan membuat SKCK :

1. Meminta Surat Pengantar dari RT, Kelurahan, dan Kecamatan

Tahapan pertama yang perlu anda lakukan adalah meminta surat pengantar dari RT setempat dengan tujuan untuk pembuatan SKCK. Setelah dibuatkan surat pengantar dari RT, selanjutnya anda menuju kantor kelurahan dengan membawa surat pengantar dari RT tersebut.

Pada pegawai Kelurahan silahkan anda menjelaskan bahwa anda akan meminta surat pengantar untuk pembuatan SKCK dengan menyerahkan surat pengantar dari RT. Oleh pegawai Kelurahan akan dibuatkan surat pengantar dan biasanya anda akan diminta untuk membayar kas pembuatan surat pengantar yang besarnya tergantung kebijakan Kelurahan setempat.

Setelah memperoleh surat pengantar dari Desa atau kelurahan, selanjutnya anda menuju kantor Kecamatan setempat dengan membawa surat pengantar dari Desa. Di kantor Kecamatan juga menjelaskan pada petugas bahwa anda akan membuat surat pengantar untuk keperluan pembuatan SKCK.

2. Persiapkan Syarat Membuat SKCK

Setelah surat pengantar dari Kecamatan sudah anda peroleh, selanjutnya silahkan lengkapi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan untuk membuat SKCK di Polsek atau Polres. Berikut ini persyaratan yang perlu anda persiapkan :

  • Fotocopy KTP atau SIM
  • Fotocopy KK
  • Fotocopy Akta Kelahiran
  • Pas photo 4×6 dengan background merah (6 lembar)

3. Mengurus SKCK di Polsek atau Polres

Setelah dokumen persyaratan pada poin 1 dan 2 sudah anda lengkapi, langkah selanjutnya adalah mengurus pembuatan SKCK di Polsek atau Polres setempat. Polsek adalah struktur kepolisian Republik Indonesia yang berada di tingkat Kecamatan, sedangkan Polres lebih tinggi dari Polsek yaitu di tingkat Kabupaten atau Kotamadya.

# Pembuatan SKCK di POLSEK untuk keperluan :

  • Melamar Pekerjaan non PNS dan non BUMN
  • Melanjutkan sekolah atau perguruan tinggi
  • Pindah tempat tinggal penduduk
  • Syarat pencalonan menjadi perangkat desa atau kelurahan
  • Syarat pembuatan izin usaha
  • Syarat pembuatan buku pelaut

# Pembuatan SKCK di POLRES untuk keperluan :

  • Melamar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  • Syarat pencalonan kepala desa, anggota DPRD, serta kepala daerah tingkat kabupaten
  • Melamar pekerjaan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Silahkan anda datangi kantor Polsek atau Polres setempat sesuai dengan keperluan anda dalam pembuatan SKCK. Sebagai catatan, datanglah pada waktu jam operasional yaitu hari Senin-Jumat pukul 08:00 – 15:00 wib.

Serahkan semua syarat yang diperlukan pada petugas Polsek atau Polres yang bertugas mengurus keperluan SKCK serta membayar biaya pembuatan SKCK sebesar Rp 30.000.

Jangan lupa untuk mengcopy SKCK yang sudah dibuat tersebut minimal 10 lembar lalu minta dilegalisir. Hal ini untuk memudahkan anda jika suatu saat memerlukan SKCK kembali, sehingga tidak perlu mengurus lagi melalui Kelurahan.

Perlu diingat, masa berlaku SKCK hanya untuk 6 bulan sejak diterbitkan. Jadi sebelum habis masa berlakunya segeralah melakukan perpanjangan SKCK jika memang  dirasa akan membutuhkan kembali.

LEAVE A REPLY

Silahkan tulis komentar anda!
Masukkan nama anda disini