Apa Itu Vape? Apakah Kandungan Zatnya Berbahaya Bagi Kesehatan?

0
1962

Belakangan ini banyak beredar informasi mengenai vape yang dianggap sangat membantu bagi seseorang yang berniat untuk berhenti merokok. Bisa juga dikatakan bahwa vape merupakan alternatif bagi perokok tembakau. Walaupun rokok tembakau dan vape sama-sama menghasilkan asap, namun menurut beberapa pengakuan bahwa asap vape lebih ramah terhadap kesehatan. Benarkah demikian?

apa itu vape - Apa Itu Vape? Apakah Kandungan Zatnya Berbahaya Bagi Kesehatan?

Untuk lebih jelasnya mari kita bahas terlebih dahulu tentang apa itu vape serta apa saja kandungan yang terdapat pada vape. Apakah berbahaya seperti rokok tembakau atau justru lebih ramah terhadap kesehatan tubuh.

Baca Juga : 10+ Cara Mengatasi Insomnia ( Susah Tidur Malam )

Apa Itu Vape?

Vape adalah sebuah sebutan untuk  Vaporizer, yang artinya rokok elektrik atau jika orang luar menyebutnya e-cigarrete.

Merokok vape juga mengeluarkan asap, sama seperti merokok tembakau. Namun asap yang dihasilkan dari keduanya berbeda dan memiliki kandungan yang berbeda juga.

Asap yang dihasilkan vape berasal dari cairan yang dipanaskan hingga berubah menjadi uap, kemudian uap tersebut dihirup sebagai pengganti asap rokok tembakau. Banyak juga kalangan yang menganggap bahwa vape lebih sehat jika dibandingkan dengan rokok tembakau.



Cairan atau biasa disebut dengan liquid yang digunakan pada vape sendiri adalah sebuah cairan khusus yang mengandung zat utamanya yaitu gliserin atau propilen glikol.

Liquid pada vape juga mengandung zat nikotin, sama seperti kandungan pada rokok tembakau. Selanjutnya ada zat perasa yang berguna untuk memberikan rasa tertentu pada asap yang dihirup dari vape.

Jika anda membeli vape maka biasanya antara alat vape dan liquidnya dijual secara terpisah oleh para penjual.

Baca Juga : Cara Memutihkan Gigi Secara Alami Selain Menggosok Gigi

Apakah Vape Tidak Mengganggu Kesehatan?

Jika melihat dari kandungan yang terdapat pada liquid, memang tidak ada kandungan zat berbahaya lainnya seperti Tar maupun Karbonmonoksida. Zat tersebut yang umumnya terdapat pada rokok tembakau yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Namun ternyata menurut beberapa penelitian terdapat zat kimia lainnya yang terkandung pada vape dan memiliki resiko mengganggu kesehatan. Zat kimia tersebut yang akan mengendap di dalam paru-paru sehingga sebagai pemicu gangguan kesehatan.

Zat kimia yang terkandung adalah seperti Formaldehida dan Logam berat yang dapat menempel pada paru-paru sehingga akan mengganggu pernapasan penggunanya. Selain itu, zata perasa yang terdapat pada liquid juga dapat menyebabkan gangguan paru-paru.

Baca Juga : Kenali Adanya Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi

Kandungan Zat Yang Perlu Diwaspadai Pada Vape

Kenyataan memang lebih unggul jika disandingkan dengan sebuah anggapan, dimana banyak orang menganggap vape lebih sehat daripada rokok tembakau.

Karena secara kenyataannya vape mengandung berbagai macam zat berbahaya yang perlu diwaspadai seperti :

1. Nikotin

Jenis nikotin yang terdapat pada vape merupakan nikotin kimiawi yang sama bahayanya  dengan nikotin yang terdapat pada rokok tembakau.

Nikotin diketahui sebagai zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya terhadap Jantung dan Pembuluh darah manusia. Oleh karena itu, bagi penderita penyakit jantung disarankan untuk menjauhi nikotin agar keadaannya tidak bertambah parah.

Yang paling sulit dihilangkan dari bahaya nikotin adalah, pengguna menjadi kecanduan terhadap vape. Jika pada waktu tertentu berhenti tiba-tiba untuk tidak mengkonsumsi nikotin, maka pengguna akan mengalami gejala seperti mudah marah, gelisah, tertekan, dan menjauh dari pergaulan.

Gejala tersebut akibat dari berhenti mengkonsumsi nikotin secara tiba-tiba, atau dalam istilah medis biasa disebut dengan gejala putus nikotin.

2. Diasetil

Kandungan zat diasetil yang terdapat pada perasa liduid vape jika dihirup akan membahayakan organ tubuh seperti paru-paru. Penyakit yang timbul akibat sering menghirup diasetil adalah penyakit bronkiolitis obliterans.

Gejalanya seperti batuk kering yang lama sembuhnya, sesak napas, demam, dan sakit kepala. Efek lainnya dapat berupa iritasi kulit, mata, hidung dan tenggorokan.

3. Formaldehida

Zat ini juga termasuk berbahaya jika terlalu sering dihirup dan masuk ke dalam tubuh, karena dapat mengakibatkan kanker. Formaldehida juga merupakan zat yang biasa digunakan pada bahan-bahan bangunan sebagai zat antibeku.

Kesimpulan

Seperti yang kita ketahui bahwa vape atau rokok elektronik merupakan salah satu teknologi baru, sehingga efeknya masih belum terasa dalam waktu jangka pendek. karena efek dari kandungan yang ada di dalamnya akan terasa jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.

Namun jika anda menginginkan hidup sehat, lakukanlah dimulai dari sekarang dengan melakukan pola makan sehat, olah raga, dan menjauhi merokok (baik rokok vape maupun rokok tembakau).

Itulah penjelasan mengenai apa itu vape atau rokok elektronik serta pengaruhnya terhadap kesehatan tubuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here