Bedanya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek)

0
368

Intanblog.com – Indonesia memiliki lembaga badan hukum publik yang mengurus Jaminan Sosial Nasional yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Lembaga Jaminan Sosial ini juga dibagi lagi menjadi BPJS Kesehatan dan BJS Ketenagakerjaan. Meski sama-sama sebagai lembaga jaminan sosial Nasional, namun keduanya memiliki perbedaan. Tak jarang juga masyarakat beranggapan bahwa keduanya adalah sama. Lalu apa sih bedanya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan?

Bedanya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJ Jamsostek)

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau yang biasa kita kenal dengan BPJS merupakan suatu badan hukum publik yang bertanggung jawab terhadap Presiden. BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sama-sama diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 2004 dan UU Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Nasional di Indonesia.

Baca Juga :   Cara Mengecek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru

Bedanya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJ Jamsostek)

Selanjutnya mari kita simak apa saja perbedaan antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Definisi

BPJS Kesehatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan adalah lembaga badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden yang tugasnya sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia.

BPJS Kesehatan merupakan hasil transformasi dari PT Asuransi Kesehatan (Askes) (Persero) dan mulai beroperasi di Indonesia pada tanggal 1 Januari 2014.

BPJS Ketenagakerjaan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah lembaga badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden untuk menyelenggarakan perlindungan sosial bagi seluruh tenaga kerja di Indonesia, baik pekerja formal maupun informal.

Baca Juga :   Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan Hingga 99% Selama Pandemi Covid-19, Benarkah?

BPJS Ketenagakerjaan juga hasil transformasi dari PT Jamsostek (Persero) dan mulai beroperasi pada tanggal 1 Juli 2015.

Manfaat

Sesuai dengan Undang-Undang yang mengatur tentang Jaminan Sosial, BPJS Kesehatan memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Artinya, masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan maka mereka memiliki hak untuk mendapatkan layanan kesehatan GRATIS di seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia.

Setiap peserta akan diwajibkan membayar iuran setiap bulan sebagai premi dengan nominal sesuai dengan kelas kepesertaan yang dipilih. Peserta BPJS Kesehatan yang membayar iuran setiap bulannya, keanggotaannya akan selalu aktif dan bisa memperoleh manfaat sesuai dengan prosedur.

Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan memiliki manfaat perlindungan bagi seluruh tenaga kerja di Indonesia. Program BPJS Ketenagakerjaan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Peserta BPJS Ketenagakerjaan juga diwajibkan membayar iuran setiap bulannya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga :   Besaran Iuran BPJS Kesehatan Setelah Naik 1 Juli 2020

Kesimpulan : Jadi perbedaan BPJS Kesehataan dan BPJS Ketenagakerjaan adalah dari segi manfaatnya. Dimana BPJS Kesehatan diperuntukkan sebagai perlindungan kesehatan, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan sebagai perlindungan tenaga kerja. Namun keduanya sama-sama mengenakan iuran setiap bulannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here