Belanja Online di Shopee Kena Pajak 10%, Ini Jenis Produknya

0
419

Intanblog.com – Dirjen Pajak Indonesia mulai bulan Oktober 2020 akan memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap setiap transaksi produk digital di shopee. Artinya, belanja online di shopee kena pajak 10% yang yang nantinya akan dibebankan kepada pembeli. Hal ini setelah PT Shopee International Indonesia ditetapkan sebagai salah satu Perusahaan wajib pungut (wapu) oleh Otoritas pajak nasional.

Belanja Online di shopee kena pajak 10%

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2020 turunan Perppu Nomor 1 Tahun 2020, shopee wajib memungut pajak PPN sebesar 10% setiap transaksi. Besaran PPN ini nantinya akan muncul di nota pembayaran atau invoice yang diambil dari harga produk sebelum kena pajak. Rencananya, aturan ini akan mulai berlaku per 1 Oktober 2020.

Bukan hanya shopee, Dirjen Pajak juga memberlakukan aturan serupa ke semua Perusahaan lain yang melakukan penjualan produk digitalnya ke Indonesia. Sehingga kedepannya akan terus bertambah pelaku-pelaku usaha asal luar negeri yang akan dikenakan aturan pemungutan pajak PPN. Seperti apa mekanisme pemungutan pajak tersebut, dan contoh produk apa saja yang dikenakan pajak?

Baca jugaCara Top Up Saldo ShopeePay di Indomaret : Mudah, Cepat dan Gratis

Belanja Online di Shopee Kena Pajak 10%, Ini Jenis Produknya

Berdasarkan informasi dari Dirjen Pajak, pemungutan pajak PPN 10% ditujukan bagi penjual luar negeri yang menjual barang maupun jasa melalui marketplace online shopee. Jadi, jika anda sebagai pembeli yang membeli produk dari penjual luar negeri, maka akan dikenakan pajak 10%. Sebagai contoh, anda membeli produk Jam tangan dari penjual di China yang berjualan di shopee. Maka secara otomatis, total pembayaran anda akan ditambahkan 10% dari harga barang. Detail PPN akan muncul pada invoice ketika melakukan pembayaran. Invoice ini yang akan dijadikan bukti pemungutan pajak.

Baca Juga :   Apa Itu Power Merchant Tokopedia? Yuk, Simak Penjelasan dan Keuntungannya

Lalu produk apa saja yang dikenakan pajak PPN 10%?

Seluruh jenis produk baik digital maupun non-digital yang dijual oleh pelaku usaha dari luar negeri melalui toko online shopee akan dikenakan pemungutan pajak PPN 10%.

Bagaimana jika membeli produk dalam negeri, apakah dikenakan pajak PPN 10%?

Pajak PPN 10% hanya ditujukan jika anda membeli produk dari penjual luar negeri. Produk yang dijual dari pelaku usaha dalam negeri tidak termasuk sebagai wajib pemungutan pajak. Jadi jika anda ingin terhindar dari pajak PPN 10% maka belanjalah produk yang dijual oleh penjual atau pelaku usaha di Indonesia.

Bagaimana membedakan penjual luar negeri dan penjual dalam negeri?

Baca Juga :   Cara Top Up Saldo ShopeePay di Indomaret : Mudah, Cepat dan Gratis

Untuk penjual luar negeri biasanya ketika kita melihat detail produk, maka akan muncul keterangan bahwa produk dikirim dari luar negeri. Begitu juga sebaliknya, jika produk dijual oleh pelaku usaha dalam negeri maka pengiriman dilakukan dari dalam negeri atau dari kota-kota di Indonesia.

Baca jugaToko Online Terpercaya dan Aman Untuk Belanja di Indonesia

Tidak bisa dipungkiri memang jika kita melihat produk yang dijual oleh penjual dari luar negeri di toko online shopee harganya jauh lebih murah. Inilah yang menjadi daya tarik sehingga produk mereka laku keras. Tentu saja ini membuat produk yang dijual oleh pelaku usaha dalam negeri mengalami penurunan. Namun dengan adanya aturan tersebut maka penjual dalam negeri dapat sedikit tersenyum, karena pembeli tentu akan mikir dua kali untuk membeli produk dari luar negeri.

Selain itu, membeli produk yang dikirim dari luar negeri juga membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan produk yang dikirim dari dalam negeri. Menurut pengalaman pribadi, produk yang dikirim dari China ke Indonesia memakan waktu mulai dari 7 hingga 14 hari.

Baca Juga :   Tips Belanja Online di Shopee GRATIS ONGKIR

Perusahaan Lain yang akan dikenakan wajib memungut pajak PPN 10%

Hingga saat ini, sudah ada 28 Perusahaan International berbasis digital yang ditunjuk sebagai Perusahaan wajib pungut pajak PPN.

Gelombang Pertama

  • Amazon Web Services Inc
  • Google Asia Pacific Pte. Ltd
  • Google Ireland Ltd
  • Google LLC
  • Netflix International B.V.
  • Spotify AB

Gelombang Kedua

  • Facebook Ireland Ltd
  • Facebook Payments International Ltd
  • Facebook Technologies International Ltd
  • Amazon.com Services LLC
  • Audible, Inc
  • Alexa Internet
  • Audible Ltd
  • Apple Distribution International Ltd
  • Tiktok Pte. Ltd
  • The Walt Disney Company (Southeast Asia) Pte. Ltd.

Gelombang ketiga

  • LinkedIn Singapore Pte. Ltd
  • McAfee Ireland Ltd
  • Microsoft Ireland Operations Ltd
  • Mojang AB
  • Novi Digital Entertainment Pte. Ltd
  • PCCW Vuclip (Singapore) Pte. Ltd
  • Skype Communications SARL
  • Twitter Asia Pacific Pte. Ltd
  • Twitter International Company
  • Zoom Video Communications, Inc
  • PT Jingdong Indonesia Pertama
  • PT Shopee International Indonesia

Kesimpulan : Pajak PPN 10% di shopee hanya dikenakan ketika anda membeli produk dari penjual luar negeri dan dikirim dari luar negeri. Berlaku untuk semua jenis produk baik digital maupun non digital. Sedangkan produk yang dijual oleh pelaku usaha dalam negeri tidak dipungut pajak PPN 10%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here