Biaya TOP UP OVO Melalui Bank Naik Menjadi Rp 1.500

0
237

Intanblog.com – Biaya top up OVO melalui Bank di Indonesia secara resmi naik menjadi Rp 1.500 per transaksi. Dengan biaya tersebut maka naik sebesar Rp 500 dari sebelumnya yang hanya dikenakan biaya Rp 1.000 per transaksi to up. Penyesuaian biaya terbaru akan mulai berlaku per tanggal 25 Agustus 2020 untuk 19 Bank baik melalui ATM, Internet Banking, SMS banking maupun mobile Banking.

Biaya TOP UP OVO Melalui Bank Naik Menjadi Rp 1.500

Dompet digital besutan PT. Visionet International tersebut saat ini memang menjadi salah satu pilihan masyarakat Indonesia sebagai alat pembayaran digital. Disamping mudah digunakan, OVO juga mendukung pembayaran online maupun offline di seluruh dunia. Anda bisa menggunakan OVO untuk bertransaksi belanja online, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, dan lain sebagainya.

Baca juga : Harga Emas Dunia Naik, Bagaimana Emas di Indonesia?

Biaya TOP UP OVO Melalui Bank Naik Menjadi Rp 1.500

Karaniya Dharmasaputra sebagai Presiden Direktur OVO menjelaskan bahwa kenaikan biaya top up OVO melalui 19 Bank di Indonesia merupakan upaya Perusahaan dalam membangun bisnis pembayaran jangka panjang yang berkelanjutan. Penyesuaian biaya top up tersebut sangat dibutuhkan oleh Perusahaan.

Namun menurut Karaniya, penyesuaian biaya top up OVO masih sangat kompetitif jika dibandingkan dengan produk sejenis lainnya. Kebijakan ini juga sebagai bentuk komitmen OVO dalam mendukung sistem pembayaran digital yang inklusif serta terjangkau bagi berbagai kalangan masyarakat Indonesia.

Selain itu, Perusahaan juga akan terus mengahdirkan layanan terbaik dan terus berinovasi demi kepuasan pengguna OVO. Sebagai Perusahaan pembiayaan digital di Indonesia, OVO turut menggandeng berbagai mitra guna menjamin ekosistem digital yang inklusif khususnya perbankan. Sehingga biaya atau tarif yang ditetapkan bertujuan untuk mengurangi beban operasional sekaligus infrastruktur.

Baca juga : Top Up OVO di Alfamart Sudah Tidak Bisa? Ini Alternatifnya

Biaya top up OVO akan naik di 19 Bank berikut :

BANK Layanan Transaksi
CIMB Niaga ATM
OCBC NISP ATM, internet banking, mobile banking
Danamon ATM, internet banking, mobile banking
BRI Syariah Mobile banking, SMS banking
Bank BJB Internet banking, mobile banking
Bank Mayapada ATM, mobile banking
Bank Muamalat ATM, mobile banking
Maybank ATM internet banking, mobile banking, SMS banking
Bank Sinarmas ATM, internet banking, mobile banking
Bank Mega ATM, mobile banking
Bank Syariah Mandiri Mobile banking
Bank Bukopin Mobile banking
Bank Panin ATM
UOB Internet banking, mobile banking
Shinhan Internet banking
BPD DIY ATM, mobile banking, SMS banking
Bank Nagari ATM, internet banking
Bank MAS Internet banking
BTPN Mobile banking

Penyesuaian biaya top up OVO melalui 19 Bank di atas bukan hanya akan berlaku sampai dengan 31 Desember 2020, melainkan untuk seterusnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here