Bitcoin Sebagai Investasi Safe Haven, Apa Artinya?

0
94

Intanblog.com – Melonjaknya harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir membuat popularitasnya kembali meningkat. Harga Bitcoin sempat tembus 163 juta per coin pada perdagangan dua hari terakhir. Di saat ekonomi dunia sedang tidak menentu diserang pandemi covid-19, pergerakan harga Bitcoin justru semakin meningkat. Rupanya banyak yang menganggap Bitcoin sebagai investasi Safe Haven layaknya Emas.

Bitcoin Sebagai Investasi Safe Haven, Apa Artinya?

Emas yang dianggap sebagai instrumen investasi safe haven pilihan publik, Bitcoin juga ternyata dianggap sama dengan Emas. Keduanya dinilai safe haven karena nilainya dipercaya akan tetap terjaga, bahkan meningkat meskipun terjadi krisis ekonomi dan geopolitik. Artinya Bitcoin dinilai aman untuk dijadikan alternatif pilihan investasi publik di saat kondisi perekonomian global tidak menentu.

Baca Juga :   Tembus 163 Juta, Harga Bitcoin Kembali Catatkan Rekor di tahun 2020

Bitcoin Sebagai Investasi Safe Haven

Bitcoin memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Emas, nilainya tetap terjaga dengan baik saat inflasi maupun deflasi. Kelangkaan suplai, permintaan yang semakin meningkat, dan harga cenderung naik adalah salah satu faktor keduanya menjadi pilihan investasi terbaik.

Sebagai catatan, Bitcoin pertama kali dikenal publik pada tahun 2009 harganya tidak lebih dari 1 Dollar Amerika. Artinya harga Bitcoin saat itu tidak lebih dari Rp 14 ribu per coinnya jika disetarakan dengan Rupiah. Tahun 2017 menjadi puncak kejayaan Bitcoin karena harganya menyentuh titik tertinggi di angka Rp 290 juta per coinnya. Namun perjalanan harga Bitcoin tidak selalu mulus seperti yang dibayangkan. Pada tahun berikutnya bahkan harga Bitcoin sempat terjun bebas mencapai harga Rp 40 Juta.

Baca Juga :   Perkasa ! Pagi Ini Harga Bitcoin Capai Rp 171 Juta

Pada perdagangan hari ini, anda bisa melihat sendiri harga Bitcoin kembali meningkat drastis menyentuh harga Rp 163 Jutaan. Itu artinya, meskipun pergerakan harganya naik turun drastis, Bitcoin masih memiliki daya tarik bagi pelaku bisnis di seluruh dunia. Semakin hari permintaan Bitcoin di pasar selalu meningkat, sedangkan stoknya langka. Hal ini yang menjadi penyebab naiknya harga Bitcoin.

Selain nilanya yang tetap terjaga, memperdagangkan Bitcoin saat ini sangat mudah. Hanya dengan berbekal smartphone saja anda sudah bisa melakukan perdagangan Bitcoin di rumah. Anda punya uang Rp 50 ribu saja sudah bisa berdagang Bitcoin secara online. Di Indonesia sendiri ada satu Marketplace aset crypto bernama Indodax yang memperdagangkan berbagai cryptocurrency termasuk Bitcoin.

Baca Juga :   Bitcoin Menjadi Pilihan Milenial Selama Pandemi Dibanding Emas

Melalui Indodax, anda bisa berinvestasi Bitcoin mulai dari Rp 50 ribu. Gambaran investasi Bitcoin adalah anda membeli Bitcoin di harga tertentu, kemudian menyimpannya hingga mencapai harga tinggi dan menjualnyaa untuk mendapatkan keuntungan sesuai keinginan. Selisih harga beli dan jual inilah keuntungan yang akan anda dapatkan ketika memperdagangkan Bitcoin. Semakin besar modal yang digelontorkan, maka potensi keuntungannya juga akan semakin tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here