RajaBackLink.com
Jual Beli Bitcoin dan Aset Digital

Cara Daftar BPJS Bayi Baru Lahir : Syarat dan Prosedur (Terbaru)

0
2733

Intanblog.com – Pemerintah telah memperbarui aturan Perpres No. 82 Tahun 2018 Pasal 28 Ayat (6) tentang Jaminan kesehatan yang isinya mengatur tentang iuran dan pendaftaran bayi baru lahir. Peserta BPJS Kesehatan yang telah melahirkan diwajibkan mendaftarkan bayinya agar dengan segera mendapatkan jaminan kesehatan jika terdapat permasalahan medis dengan bayi tersebut. Disini saya akan menjelaskan secara rinci mengenai cara daftar BPJS bayi baru lahir dengan syarat dan prosedur terbaru.

Cara daftar bpjs bayi baru lahir compressed - Cara Daftar BPJS Bayi Baru Lahir : Syarat dan Prosedur (Terbaru)

Sebenarnya jika peserta atau orang tua dari bayi sudah mendaftarkan bayinya sejak masih dalam kandungan, maka tidak perlu lagi mendaftarkannya ketika baru lahir. Namun karena ketidakpahaman masyarakat terkait pendaftaran BPJS bayi masih dalam kandungan yang membuat mereka belum mendaftarkannya. Tapi anda masih diberi kesempatan untuk mendaftarkannya setelah bayi baru lahir, dan ini harus anda lakukan secepatnya khususnya bagi bayi yang mengalami permasalahan medis.

Baca Juga : Apakah Prothesa Gigi atau Gigi Palsu Ditanggung BPJS Kesehatan?

Cara Daftar BPJS Bayi Baru Lahir : Syarat dan Prosedur (Terbaru)

Seebelum saya mengulas tentang cara daftar BPJS bayi baru lahir, saya akan mengulas terlebih dahulu sekilas mengenai pendaftaran BPJS bayi ketika masih di dalam kandungan.

Informasi ini sebagai wawasan bagi orang tua peserta BPJS Kesehatan khususnya yang sedang hamil. Peserta mulai bisa mendaftarkan bayinya ketika masih dalam kandungan dengan syarat janin sudah ada tanda-tanda denyut jantung. Ini bisa dibuktikan dengan membawa surat keterangan hamil yang diperoleh dari bidan atau Puskesmas setempat setelah dilakukan pemeriksaan.

Data yang digunakan untuk bayi masih dalam kandungan akan mengikuti data ibunya seperti contoh data NIK menggunakan nomor KK orang tua, kelas mengikuti orang tua, nama menggunakan nama ibu (contoh: Calon Bayi Nyonya…), Jenis kelamin berdasarkan hasil USG. Data yang diberikan ini hanya bersifat sementara saja, setelah bayi lahir maka orang tua diwajibkan merubah data tersebut paling lambat tiga bulan sejak kelahiran bayi.

Informasi mengenai syarat dan prosedur pendaftaran bayi masih di dalam kandungan selengkapnya bisa anda baca disini.

Bagi peserta yang sudah mendaftarkan bayinya ketika masih dalam kandungan maka tidak perlu lagi mendaftarkannya setelah bayi baru lahir. Namun sebaliknya bagi peserta yang belum mendaftarkan bayinya saat dalam kandungan wajib mendaftarkannya setelah bayi baru lahir.

Berikut ini beberapa syarat dan prosedur yang perlu anda lakukan mengenai cara daftar BPJS bayi baru lahir :

Syarat Yang Harus Dipenuhi

Proses pendaftaran akan berjalan lancar jika anda membawa beberapa persyaratan yang dibutuhkan antara lain :

  • Fotocopy dan asli KTP Orang Tua (Suami dan Istri)
  • Fotocopy dan asli Kartu keluarga (KK)
  • Fotocopy dan asli Surat Keterangan Lahir dari Faskes tempat melahirkan

Jika pendaftaran dilakukan ketika bayi belum diberikan nama atau belum ada persiapan nama dari orang tua bayi, maka di dalam data kepesertaan BPJS Kesehatan diberi nama Bayi Nyonya…

Ketentuan

Selain syarat yang harus dipenuhi, anda juga harus memahami beberapa ketentuan mendaftarkan bayi baru lahir menjadi peserta BPJS Kesehatan antara lain :

  • Bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang ditanggung Perusahaan tempatnya bekerja hanya anak ke 1, 2, dan 3. Sedangkan anak ke 4 dan seterusnya iurannya menjadi tanggungan peserta
  • Bagi bayi peserta PPU, waktu pendaftaran maksimal 3×24 jam sejak persalinan agar biaya layanan kesehatan si bayi bisa ditanggung sepenuhnya oleh BPJS
  • Bayi peserta non PPU, pendaftaran dibatasi maksimal hingga 28 hari sejak kelahirannya, sesuai dengan aturan Perpres No. 82 Tahun 2018 Pasal 28 Ayat (6)
  • Perubahan data bayi dilakukan hingga batas maksimal tiga bulan
  • Pembayaran iuran bisa langsung dilakukan dan status kepesertaan langsung aktif

Prosedur Cara Daftar BPJS Bayi Baru Lahir

Setelah semua persyaratan dipenuhi atau telah disipakan, segeralah menuju kantor BPJS Kesehatan setempat untuk melakukan proses pendaftaran. Biasanya untuk pendaftaran bayi baru lahir melalui loket khusus yang telah dipersiapkan pihak BPJS, sehingga prosesnya lebih cepat.

Bagi peserta PPU bisa melakukan pendaftarannya melalui pihak HRD di Perusahaan tempatnya bekerja. Berkas-berkas persyaratan yang dibutuhkan diberikan ke pihak HRD maksimal 3×24 jam setelah kelahiran bayi.

Kartu BPJS Kesehatan Diperlukan Jika Bayi Tidak Sehat

Pendaftaran peserta BPJS Kesehatan bayi baru lahir secepatnya dilakukan hanya bagi bayi yang mengalami masalah medis ketika lahir dan memerlukan perawatan. Hal ini diharapkan agar biaya layanan medis untuk bayi bisa ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Biasanya waktu yang diberikan pihak Rumah Sakit adalah maksimal 3×24 jam untuk proses administrasi menggunakan BPJS Kesehatan, sehingga sebelum batas waktu tersebut sebaiknya pihak orang tua sudah mendaftarkan bayinya.

Namun jika bayi lahir dengan kondisi sehat, maka biaya proses persalinan menggunakan data kartu si ibu. Jadi jika bayi sehat maka anda tidak perlu mendaftarkan bayi baru lahir secepatnya karena waktu yang diberikan adalah maksimal hingga 28 hari sejak persalinan. Misal mendaftarkannya ketika bayi sudah diberikan nama, atau sudah sudah dimasukkan di dalam data Kartu Keluarga agar nantinya tidak perlu lagi melakukan perubahan data.

Jika anda memerlukan informasi lainnya mengenai BPJS Kesehatan silahkan baca disini dan informasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan silahkan baca disini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here