Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online Via Aplikasi BPJSTKU

0
89

Intanblog.com – Program BPJS Ketenagakerjaan memang memiliki banyak manfaat bagi pekerja Indonesia. Salah satu yang paling banyak dimanfaatkan dan tentunya sangat diharapkan adalah adanya program Jaminan Hari Tua (JHT). Menariknya program ini bisa anda manfaatkan sebagai dana persiapan masa pensiun atau ketika berhenti bekerja. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan cara klaim BPJS Ketenagakerjaan online yang dilakukan via aplikasi BPJSTKU.

Aplikasi BPJSTKU ini adalah sebuah aplikasi digital yang ditujukan untuk memberikan pelayanan online bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Layanan yang ada di dalam aplikasi tersebut salah satunya adalah untuk keperluan klaim BPJS Ketenagakerjaan. Anda bisa menjumpainya pada akun BPJSTKU yang bisa diakses melalui menu e-klaim.

Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online Via Aplikasi BPJSTKU

Dengan adanya aplikasi BPJSTKU tentu sangat memudahkan peserta dalam melakukan transaksi klaim BPJS Ketenagakerjaan. Namun untuk saat ini layanan tersebut hanya bisa digunakan oleh peserta Penerima Upah (PU) sehingga bagi anda peserta Bukan Penerima Upah (BPU) belum bisa menggunakan layanan ini pada aplikasi BPJSTKU.



Menariknya untuk melakukan proses klaim program JHT ini anda tidak harus menunggu hingga memasuki masa pensiun, dengan catatan seluruh persyaratan mampu dipenuhi dengan baik. Bagi anda yang masih berstatus sebagai karyawan atau masih aktif bekerja akan diberikan pilihan untuk mencairkan dana mulai dari 10% hingga 30% dari saldo dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Untuk keperluan persiapan masa pensiun, anda diberikan jatah maksimal sebesar 10% dari saldo saat itu. Sebagai contoh saldo yang anda miliki sebesar Rp 50 Juta maka dana yang bisa dicairkan sebesar Rp 5 Juta
  • Untuk keperluan pembiayaan perumahan (bagi peserta yang belum memiliki rumah pribadi) dapat mencairkan maksimal 30% dari total saldo. Jika saldo anda saat itu sebesar Rp 50 Juta maka pencairan bisa dilakukan sebesar Rp 15 Juta

Dari pilihan di atas anda hanya diberikan kesempatan satu kali klaim selamanya, dan hanya bisa memilih satu pilihan di atas sesuai keperluan.

Bagi anda yang ingin mencairkan dana dari saldo keseluruhan mencapai 100% maka anda harus memenuhi persyaratan seperti telah memasuki masa pensiun, karena cacat total, mengundurkan diri maupun di PHK. Biasanya perlu menunggu satu bulan sejak berhenti bekerja untuk bisa melakukan klaim.

Sebelum membahas tahapan-tahapan cara klaim BPJS Ketenagakerjaan, sebelumnya anda perlu memperhatikan beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Berikut ini penjelasannya.

Syarat Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Berikut ini beberapa persyaratan yang harus anda penuhi untuk mempermudah proses klaim. Pastikan semua persyaratan-persyaratan di bawah ini sudah dillengkapi sebelum anda melakukan klaim.

  • Asli dan Fotokopi Buku Tabungan
  • Surat keterangan asli dari pihak Perusahaan dengan keterangan pengajuan klaim dengan besaran 10% atau 30% dari total saldo
  • Asli dan Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Asli dan Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (E-KTP)
  • Asli dan Fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • Asli dan Fotokopi NPWP jika klaim di atas Rp 50 Juta
  • Formulir pengajuan klaim (F5) yang diperoleh via email

Jika pengajuan klaim untuk keperluan dana perumahan (30%) maka wajib menyertakan persyaratan tambahan antara lain :

  • Bukti berupa nota pembayaran biaya tanda jadi (Booking fee)
  • Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K)
  • Surat Perintah Penyaluran Dana Realisasi KPR
  • Dokumen yang menjelaskan akad kredit dari pihak Bank
loading...

Mungkin anda bertanya, kenapa membutuhkan begitu banyak persyaratan dokumen seperti di atas padahal proses klaim dilakukan secara online. Walaupun proses klaim dilakukan secara online, anda tetap akan diminta untuk mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat untuk menyerahkan berbagai persyaratan dokumen yang dibutuhkan tersebut.

Ketentuan Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Selain persyaratan yang harus dipersiapkan, anda juga harus memperhatikan beberapa ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan. Berikut ini penjelasannya.

  • Pastikan seluruh data dari dokumen yang dibutuhkan tidak ada perbedaan nama, tanggal lahir, alamat, dan lain sebagainya. Jika hal ini terjadi, silahkan perbaiki data-data tersebut melalui lembaga terkait
  • Sebaiknya proses klaim dilakukan sendiri, kalaupun memang harus diwakilkan maka harus menyertakan surat kuasa ber materai
  • Pastikan selama ini anda tidak memiliki tunggakan iuran
  • Pencairan dana JHT akan dikenakan pajak sesuai dengan jumlah saldo yang dimiliki, sehingga dana yang anda peroleh sudah termasuk pemotongan pajak

Tahapan Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online Via Aplikasi BPJSTKU

Aplikasi BPJSTKU compressed - Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online Via Aplikasi BPJSTKU

Sebelum melakukan klaim via aplikasi BPJSTKU, maka anda install terlebih dahulu aplikasinya melalui smartphone Android anda atau melalui tautan link ini. Setelah aplikasi berhasil terinstall, silahkan ikuti tahapan-tahapan cara klaim BPJS Ketenagakerjaan online berikut ini :

1. Buka Aplikasi BPJSTKU dan Lakukan Pendaftaran Akun

Ketika pertama kali membuka aplikasi BPJSTKU, anda akan diminta untuk melakukan pendaftaran akun mobile untuk bisa mengakses seluruh fitur yang ada pada aplikasi tersebut.

  • Buka aplikasinya dan pilihlah menu PENDAFTARAN PENGGUNA BPJSTKU
  • Kemudian silahkan isi beberapa data yang dibutuhkan seperti Nama Lengkap, Tanggal Lahir, Alamat Email, Nomor KTP, dan Nomor Handphone
  • Jika muncul untuk memilih Jenis Kepesertaan maka pilihlah sesuai data anda. Misal jika anda terdaftar BPJS Ketenagakerjaan didaftarkan oleh Perusahaan maka masuk sebagai pesertaPenerima Upah (PU). Sedangkan peserta mandiri yang mendaftarkan secara pribadi maka masuk sebagai peserta Bukan Penerima Upah (BPU)

Cara klaim BPJS Ketenagakerjaan online - Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online Via Aplikasi BPJSTKU

Jika proses pendaftaran anda sudah berhasil, selanjutnya silahkan pada tampilan awal aplikasi memilih menu LOGIN untuk masuk ke dalam isi dari aplikasi tersebut. Login dengan menggunakan data Email dan Kata sandi yang sudah anda buat sebelumnya ketika pendaftaran.

  • Setelah masuk ke dalam aplikasi, silahkan anda memilih menu e-KLAIM
  • Silahkan pilih pada kolom keperluan dengan PENGAJUAN KLAIM, dan pada jenis klaim pilih dengan MENGUNDURKAN DIRI
  • Untuk jenis klaim mengundurkan diri, pastikan status kepesertaan kartu anda sudah dalam keadaan non aktif. Jika masih aktif maka proses tidak bisa dilanjutkan

Cara klaim BPJS Ketenagakerjaan online via aplikasi BPJSTKU - Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online Via Aplikasi BPJSTKU

2. Pengisian Form dan Upload Dokumen

Pada tahapan ini anda akan dibawa ke halaman untuk memasukkan beberapa persyaratan yang dibutuhkan.

  • CABANG – Pilihlah kantor cabang BPJS Kesehatan di kota anda
  • DATA TENAGA KERJA – Kolom ini otomatis terisi sesuai dengan data anda
  • JENIS DAN ALASAN KLAIM – Disini anda hanya diminta untuk memasukkan Nama BANK dan Nomor Rekening
  • KELENGKAPAN ADMINISTRASI – Upload dokumen yang dibutuhkan seperti Buku Tabungan, E-KTP, KK, Kartu BPJS Ketenagakerjaan, dan Paklaring (Surat berhenti bekerja). Dokumen tersebut berupa scan atau berupa foto menggunakan kamera ponsel
  • Jika semua kolom sudah terisi (ditandai dengan centang) lalu klik SIMPAN

3. Menerima Email Pemberitahuan

Anda akan menerima email pemberitahuan pertama yang menjelakan bahwa proses pengajuan klaim yang anda lakukan telah berhasil direkam dan saat ini sedang dalam proses persetujuan dari pihak kantor BPJS Ketenagakerjaan sesuai cabang yang anda pilih. Dalam kurun waktu 2×24 jam hari kerja anda akan menerima email pemberitahuan selanjutnya.

Pada email pemberitahuan kedua, anda akan diberitahukan bahwa proses pengajuan klaim sudah memenuhi persyaratan untuk diproses pada kantor BPJS Ketenagakerjaan kantor cabang. Keterangan mengenai syarat apa saja yang perlu di bawa akan disebutkan pada email tersebut.

4. Datang ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan

Bawalah semua persyaratan yang dibutuhkan berupa asli dan fotokopi serta membawa materai 6000 ke kantor cabang. Jangan lupa untuk mengambil nomor antrian khusus untuk melayani pengajuan e-klaim. Atau lebih jelasnya bisa tanyakan langsung kepada satpam atau petugas jaga saat itu, karena biasanya setiap kantor cabang memiliki sistem pelayanan yang berbeda.

Semoga artikel cara klaim BPJS Ketenagakerjaan online ini dapat bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkan informasi terkait BPJS Ketenagakerjaan.

Jika anda membutuhkan informasi lainnya terkait dengan BPJS Kesehatan bisa baca DISINI. Dan untuk mengetahui informasi lainnya terkait BPJS Ketenagakerjaanbisa baca DISINI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here