Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

0
1201

Masyarakat yang telah menjadi peserta BPJS Kesehatan akan diberikan layanan kesehatan gratis mulai dari Faskes pertama hingga Faskes lanjutan. Bicara mengenai Faskes pertama, pihak BPJS memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk memilih sesuai pilihannya sendiri pada saat pendaftaran. Peserta juga diberikan kebebasan untuk pindah Faskes di tengah jalan. Pada artikel kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai cara pindah faskes BPJS Kesehatan sesuai dengan syarat dan prosedur yang berlaku.

Cara pindah Faskes BPJS Kesehatan - Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

Sebagai catatan, layanan kesehatan yang termasuk Faskes pertama atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) antara lain adalah Puskesmas, Klinik, atau Dokter umum yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Faskes pertama ini anda tentukan ketika melakukan pendaftaran sesuai dengan lokasi yang paling dekat dengan tempat tinggal. Nama faskes pertama yang anda pilih akan tertulis di kartu BPJS Kesehatan pada kolom Faskes 1.

Baca Juga : Apa Itu BPJS PBI? Bagaimana Cara Mengurusnya?

Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

Di dalam aturan BPJS Kesehatan, peserta diperbolehkan melakukan pengobatan di semua layanan kesehatan pada Faskes pertama dan Faskes lanjutan. Asalkan, semua tempat layanan kesehatan tersebut masih berada di dalam wilayah negara Indonesia. Untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan Faskes pertama dan Faskes lanjutan silahkan anda baca disini.



Pada beberapa kasus, banyak masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan menginginkan pindah Faskes pertama karena alasan tertentu. Berikut ini beberapa alasan masyarakat memilih pindah Faskes BPJS Kesehatan dari pilihan sebelumnya :

  • Lokasi Faskes sebelumnya jauh dari rumah sehingga ingin pindah yang lebih dekat lagi
  • Pelayanan Faskes sebelumnya kurang memuaskan
  • Peserta yang memilih Faskes sebelumnya terlalu banyak, sehingga antrian menjadi lama ketika berobat

Untungnya pihak BPJS Kesehatan memiliki aturan terkait pindah Faskes yang akan mempermudah peserta mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai keinginan. Jadi anda bisa memilih Faskes lain yang masih dalam jangkauan dari lokasi rumah anda.

Syarat dan Ketentuan Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Seperti yang sudah saya jelaskan, bahwa setiap tindakan terkait dengan BPJS Kesehatan semuanya ada aturannya. Seperti halnya aturan dalam melakukan pindah Faskes, anda harus memperhatikan syarat dan ketentuan berikut ini :

1. Pindah Faskes Hanya Bisa Dilakukan 3 Bulan Sekali

Ini yang perlu anda perhatikan. Jika ingin memutuskan untuk pindah Faskes, pastikan anda sudah terdaftar di Faskes sebelumnya paling tidak selama 3 (tiga) bulan atau lebih. Kalau ternyata sudah lebih dari 3 (tiga) bulan terdaftar di Faskes sebelumnya, maka sudah memenuhi syarat untuk pindah Faskes. Namun jika belum, maka pengajuan anda akan secara otomatis ditolak.

Dan menariknya, anda diperbolehkan pindah Faskes setiap 3 (tiga) bulan sekali selama status kepesertaan anda dalam keadaan aktif. Tapi khusus peserta yang pindah domisili atau alamat, bisa mengajukan perubahan data dan perubahan Faskes kapanpun dengan mendatangi langsung ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.

Baca Juga : Cara Cetak Kartu e-ID Sebagai Pengganti Kartu BPJS Kesehatan

2. Faskes Baru Berlaku Tanggal 1 Pada Bulan Berikutnya

Setelah anda terdaftar atau pindah ke Faskes yang baru, maka Faskes baru tersebut mulai aktif atau mulai bisa digunakan pada tanggal 1 di bulan berikutnya. Misal anda pindah Faskes tanggal 15 bulan ini, maka Faskes yang baru bisa digunakan pada tanggal 1 bulan depan.

Sambil menunggu aktifnya Faskes baru, maka jika saat itu anda sakit maka bisa melakukan pengobatan pada Faskes sebelumnya. Ini merupakan kemudahan yang diberikan BPJS Kesehatan bagi pesertanya.

Prosedur Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Jika anda sudah memenuhi persyaratan untuk melakukan pindah Faskes BPJS Kesehatan, langkah selanjutnya adalah mulai melakukan perubahan data dari Faskes sebelumnya ke Faskes baru yang sudah anda tentukan. Cara ini bisa anda lakukan via offline atau datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan terdekat, atau bisa anda lakukan via online. Tentunya semua itu anda lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Berikut ini cara pindah Faskes BPJS Kesehatan yang bisa anda lakukan dengan mudah :

1. Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Via Offline

Cara pertama bisa anda lakukan melalui kantor BPJS Kesehatan terdekat (Offline), dengan membawa beberapa persyaratan yang dibutuhkan seperti :

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Kartu BPJS Kesehatan semua anggota keluarga

Jika persyaratan di atas sudah terpenuhi, silahkan anda menuju kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan tempat tinggal anda. Minta petunjuk dengan Satpam atau petugas jaga untuk memberikan arahan dimana ruangan untuk merubah data Faskes atau pindah Faskes pertama. Hal ini dikarenakan ruangan maupun tata cara antrian di setiap kantor BPJS Kesehatan berbeda.

Baca Juga : Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan Pertama Kali Sesuai Prosedur

2. Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Via Online

Cara yang kedua lebih simpel dan lebih efektif dibandingkan dengan cara pertama yang butuh waktu lebih lama. Cara ini bisa anda lakukan via online melalui aplikasi JKN-KIS, tentu cara ini membutuhkan ponsel dan koneksi internet. Langsung saja ikuti langkah-langkahnya di bawah ini :

# Instal Aplikasi JKN-KIS Melalui Playstore

Cara cetak kartu e ID sebagai pengganti kartu BPJS Kesehatan - Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

Kunjungi Playstore pada ponsel anda untuk menginstal aplikasi JKN-KIS atau bisa melalui link ini.

# Buka Aplikasi JKN-KIS dan Lakukan Pendaftaran Akun

Jika anda sudah berhasil menginstal aplikasi JKN-KIS pada ponsel, selanjutnya buka aplikasinya dan ikuti langkah-langkah untuk pendaftaran berikut ini :

  • Pertama membuka aplikasinya anda akan diminta untuk memilih antara Pendaftaran peserta baru dan Pendaftaran pengguna mobile.
  • Karena sebelumnya anda sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, maka pilih yang Pendaftaran pengguna mobile.

Cara cetak kartu e ID sebagai pengganti kartu bpjs kesehatan - Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

  • Selanjutnya, silahkan isi form pendaftaran sesuai dengan identitas anda. Jika semua kolom pada form tersebut sudah diisi, silahkan pencet pada Register.

Cara cetak kartu e ID sebagai pengganti kartu bpjs kesehatan 1 - Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

  • Silahkan lakukan verifikasi menggunakan kode yang dikirimkan melalui email ke alamat email yang anda daftarkan.
  • Sampai dengan tahapan ini anda sudah berhasil membuat akun aplikasi JKN-KIS

# Masuk Menu Ubah Data Peserta dan Ubah Data Faskes 1

Setelah anda masuk ke tampilan utama aplikasi JKN-KIS, silahkan pilih Menu Peserta, kemudian pilih Ubah data peserta.

Cara cetak kartu e ID sebagai pengganti kartu bpjs kesehatan 2 - Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

  • Pada menu Ubah Data Peserta, silahkan scroll ke bawah dan cari pada kolom Faskes 1. Disitu tertulis nama Faskes pertama sebelumnya yang anda pilih dan masih aktif

Screenshot 20181126 155002 compressed - Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

  • Untuk merubah data atau pindah Faskes pertama pencet pada kolom Faskes 1
  • Silahkan tentukan lokasi sesuai dengan alamat rumah anda mulai dari Provinsi, Kota/Kabupaten, dan Fasilitas Kesehatan
  • Pada kolom Fasilitas Kesehatan, silahkan anda tentukan nama Faskes pertama yang baru untuk menggantikan yang lama
  • Setelah selesai memilih, pencet Simpan

Screenshot 20181126 155032 compressed - Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan : Syarat dan Prosedurnya

Jika muncul notifikasi atau pemberitahuan seperti ini ” Faskes yang anda pilih telah memiliki lebih dari 5000 peserta, dan berpotensi pada melonjaknya jumlah antrian. Apakah Anda ingin memilih alternatif Faskes terdekat lainnya? “.

Pilih saja TIDAK, atau anda mungkin mau mengganti Faskes lainnya maka pilih YA dan pilih Faskes lain dengan jumlah peserta di bawah 5000. Sebenarnya untuk memilih Faskes dengan jumlah peserta lebih dari 5000 tidak dilarang, hanya saja risikonya bakal terjadi antrian panjang jika berobat.

Langkah terakhir anda akan diminta untuk memasukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui alamat email anda. Silahkan cek pesan masuk di email, kemudian masukkan kode yang terdapat di pesan email untuk verifikasi. Jika proses verifikasi benar maka akan muncul notifikasi ” Data Berhasil Diubah. Perubahan Faskes akan berlaku mulai xxx.. “.

Ini artinya anda sudah berhasil melakukan perubahan Faskes pertama dan akan mulai berlaku pada tanggal 1 di bulan berikutnya.

Itulah penjelasan mengenai cara pindah Faskes BPJS Kesehatan yang bisa anda lakukan via offline dan online. Pilihlah cara yang menurut anda paling cepat dan mudah.

Jika ingin mengetahui informasi lainnya terkait BPJS Kesehatan silahkan baca disini dan Informasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan silahkan baca disini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here