Fasilitas digibank Transfer Valas Membuka Peluang Bisnis Ekspor Impor Semakin Luas

0
217

Intanblog.com –¬†Kementerian Perindustrian RI mencatat sejak tahun 2017 rasio wirausaha di tanah air terus meningkat. Pada tahun 2016, rasio ini berada di angka 1,65% hingga akhirnya di penghujung tahun 2017 mencapai lebih dari 3,1%. Meskipun angka ini masih di bawah negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia, terlihat geliat wirausaha di Indonesia mulai bangkit. Pemerintah mendukung hal tersebut dengan semakin giatnya menjalankan program-program, seperti memberikan bantuan modal awal, khususnya kepada pengusaha mikro.

Fasilitas digibank transfer valas

Namun sebenarnya perkembangan dunia usaha tidak hanya dari sisi modal saja. Jika tidak ada kemudahan dalam bertransaksi, maka bisnis pun akan menjadi terhambat. Apalagi saat ini persaingan tidak hanya di dalam negeri saja, tetapi sudah mengglobal. Remittance adalah fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para wirausaha apabila ingin bisnisnya go international. Karena hanya dengan fasilitas ini wirausaha Indonesia bisa bertransaksi dengan pelanggannya dari luar negeri.

Sejak tahun 2000, remittance banyak berperan di negara kecil dan berkembang, termasuk Indonesia. Maka tak heran apabila di tahun 2017 terjadi peningkatan ekspor dari Rp20,27 miliar menjadi Rp 24,47 miliar. Angka ini akan terus tumbuh salah satunya didukung dengan kemudahan transaksi antar negara. Dikarenakan dengan fasilitas tersebut seseorang dapat mengirim dan menerima uang dalam bentuk valuta asing sesuai mata uang yang dipilihnya.

Baca Juga :   Belanja Online di Shopee Kena Pajak 10%, Ini Jenis Produknya

Digibank memiliki fitur digibank transfer valas sebagai bentuk kemudahan untuk nasabahnya, terlebih bagi pebisnis. Transaksi dengan menggunakan mata uang asing tidak harus datang ke kantor cabang karena bisa dilakukan dalam waktu 24/7. Hanya perlu mengunduh aplikasi digibank by DBS, maka transfer uang dengan valuta asing akan lebih mudah, fleksibel, dan real time. Karena uang yang dikirim akan diterima di hari yang sama.

Tak hanya itu, bertransaksi dengan digibank transfer valas membuka peluang bisnis semakin luas. Karena fasilitas yang diberikan tidak terbatas untuk mata uang USD saja. Ada pilihan mata uang lainnya, seperti SGD, AUD, HKD, CAD, EUR, dan GBP. Apabila menggunakan salah satu dari mata uang ini, maka pengiriman ke lebih dari 20 negara akan gratis biaya transfer. Ini tentu saja mendorong pelebaran pasar ekspor impor Indonesia ke berbagai negara.

Baca Juga :   Apa Itu Power Merchant Tokopedia? Yuk, Simak Penjelasan dan Keuntungannya

Keuntungan lainnya adalah FX Rate yang juara. Perbedaan mata uang terkadang membuat pembayaran lebih mahal dari nilai rupiah sebelumnya. Oleh sebab itu, beberapa orang merasa keberatan apabila harus mentransfer rupiah menjadi mata uang asing. Dengan nilai tukar yang kompetitif, transaksi ini tidak lagi akan terasa berat.

Digitalisasi berkontribusi dalam kemajuan perekonomian sebuah negara, terutama untuk kegiatan ekspor dan impor. Salah satu yang dikembangkan oleh digibank adalah aplikasi digibank by DBS. Melalui aplikasi ini, bisnis akan tetap berjalan meskipun penjual dan pembeli berada pada zona waktu berbeda. Lokasi bukan lagi hambatan untuk mengembangkan bisnis. Cara mendapatkan aplikasi ini sangat mudah karena tersedia di App Store dan Google Play Store. Unduh aplikasi digibank by DBS dan rasakan kemudahannya.

Jika sudah memiliki aplikasi tersebut, proses transfer valas sangat mudah. Masuk ke aplikasinya, kemudian pilih “Transfer” lalu “Transfer Valas”. Ikuti instruksi selanjutnya dengan mengklik “Tambah Penerima”. Setelah itu pilih lah negara yang akan dituju, kemudian jenis mata uang lalu bank penerima. Jangan lupa untuk memastikan data penerima dengan benar saat memasukkan data yang diminta. Terakhir, masukkan jumlah uang yang akan ditransfer lalu klik “Lanjut”. Maka selesai sudah proses pengiriman uang ke luar negeri.

Baca Juga :   Apa Itu Bursa Efek Indonesia?

Indonesia harus mengembangkan metode transaksinya. Apabila ingin mendorong kegiatan ekspor, harus ada fasilitas yang memudahkan semuanya, salah satunya adalah remittance untuk proses pembayaran. Dengan meningkatkan kegiatan ekspor, maka Indonesia dapat mengimbangi arus impor yang juga mulai deras. Ekspor sebagai penghasil devisa negara Indonesia berperan penting dalam pembayaran impor.  Apabila tidak ada fasilitas-fasilitas yang mendukung transaksi ekspor, maka Indonesia berpotensi akan dikuasai oleh barang-barang yang masuk tanpa mampu memproduksi barang hasil dalam negeri untuk dipasarkan secara global.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here