Hamil Di Luar Kandungan Sangat Berbahaya, Apa Penyebabnya?

0
487

Kehamilan yang normal adalah hamil yang terjadi di dalam rahim seorang wanita. Setiap wanita yang sudah menikah pasti menginginkan dirinya cepat hamil secara normal dan memiliki anak yang sehat. Namun, anda juga perlu waspada terhadap hamil di luar kandungan yang bisa membahayakan nyawa sang ibu.

Hamil di luar kandungan sangat berbahaya apa penyebabnya - Hamil Di Luar Kandungan Sangat Berbahaya, Apa Penyebabnya?

Penanganan yang baik terhadap ibu hamil yang mengalami hamil di luar kandungan, akan menghindari bahaya-bahaya yang akan timbul terhadap ibu kedepannya. Cara yang paling efektif untuk mencegah bahaya yang akan mengancam adalah dengan mendeteksi sejak dini kondisi kehamilan anda dengan berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Baca Juga : Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian? Begini Penjelasannya

Hamil Di Luar Kandungan

Hamil di luar kandungan atau yang biasa disebut dengan istilah kehamilan ektopik adalah kondisi kehamilan yang terjadi di luar rahim. Kehamilan ektopik ini tentu berbahaya jika tidak dilakukan penanganan secara medis sejak dini, Khususnya bahaya yang akan mengancam nyawa sang ibu.

Hamil di luar kandungan yang biasanya sering terjadi adalah pada :

  • Indung telur
  • Tuba falopi ( Saluran indung telur )
  • Leher rahim
  • Dan di Rongga perut

Secara medis, kondisi ini merupakan kondisi kehamilan yang tidak normal dan harus segara dihentikan untuk menghindari bahaya yang akan timbul. Cara menghentikannya bisa dengan obat maupun melalui tindakan operasi yang akan ditangani langsung oleh dokter spesialis.



Oleh karena itu, pemeriksaan kehamilan secara rutin bagi ibu hamil sangatlah penting untuk terus memantau kondisi kesehatan sang ibu, calon bayi dan kondisi kehamilannya tersebut. Hal itu juga sebagai salah satu caraterbaik untuk mendeteksi sejak dini kondisi tidak normal yang terjadi pada kehamilan.

Baca Juga : Manfaat BPJS Kesehatan Bagi Ibu Hamil

Penyebab Terjadinya Hamil Di Luar Kandungan

Hamil di luar kandungan sangat berbahaya apa penyebabnya 1 - Hamil Di Luar Kandungan Sangat Berbahaya, Apa Penyebabnya?

Secara medis, kejadian hamil di luar kandungan adalah karena adanya penyempitan tuba falopi. karena penyempitan tersebut, sehingga sel telur yang telah dibuahi akan tertahan lalu berkembang di saluran tersebut.

loading...

Agar lebih waspada terhadap kehamilan ektopik, berikut ini adalah kondisi yang sering dikaitkan sebagai faktor resikonya antara lain :

  • Wanita yang mengalami kehamilan pada usia di atas 35 tahun
  • Pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya
  • Pernah melakukan tindakan operasi panggul atau rongga perut sebelumnya
  • Memiliki riwayat penyakit radang panggul
  • Mengkonsumsi obat kesuburan yang bertujuan untuk merangsang ovulasi
  • Kebiasaaan merokok ( perokok aktif )
  • Memiliki kelainan pada tuba falopi
  • Memiliki riwayat endometriosis ( kelainan pada rahim )
  • Akibat munculnya jaringan parut setelah usus buntu pecah
  • Adanya jaringan parut dari infeksi atau operasi organ kewanitaan
  • Hamil pada saat menggunakan alat kontrasepsi IUD ( alat kontrsepsi pada rahim )

Selain kondisi yang memiliki resiko seperti di atas, anda juga harus waspada terhadap gejala-gejala yang timbul pada masa kehamilan.

Berikut ini gejala yang timbul jika terjadi hamil di luar kandungan atau kehamilan ektopik :

  • Adanya rasa sakit pada salah satu sisi perut bagian bawah
  • Vagina mengalami pendarahan
  • Sering merasa pusing bahkan sampai pingsan
  • Merasakan nyeri saat buang air kecil dan air besar
  • Merasakan nyeri pada bahu

Gejala-gejala di atas biasanya muncul pada ibu hamil ketika memasuki usia kehamilan antara 4 – 12 minggu. Pada awal kehamilan ektopik, ibu hamil tidak merasakan gejala apapun sehingga beranggapan bahwa kondisi kehamilannya baik-baik saja.

Untuk mengetahui kondisi kehamilan ektopik cara yang paling tepat menggunakan alat USG yang dilakukan oleh doker spesialis. Oleh karena itu kepedulian ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kehamilannya, melakukan konsultasi dengan dokter kandungan sesegera mungkin ketika mengetahui sedang hamil.

Baca Juga : Kenali 7 Tanda Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Bahaya Hamil Di Luar Kandungan

Hamil di luar kandungan sangat berbahaya apa penyebabnya 2 - Hamil Di Luar Kandungan Sangat Berbahaya, Apa Penyebabnya?

Jangan anggap sepele kondisi hamil di luar kandungan, karena kondisi ini dapat berakibat komplikasi fatal dan menimbulkan darurat medis yang dapat mengancam nyawa ibu hamil.

Berikut ini bahaya yang terjadi jika hamil di luar kandungan tidak segera ditangani :

1. Tuba Falopi Pecah ( dapat menimbulkan kematian )

Kehamilan ektopik yang terjadi di dalam tuba falopi bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan internal, nyeri panggul dan perut, syok dan berujung kematian.

Tanda-tanda bahaya yang terlihat pada kehamilan ektopik adalah ketika ibu hamil mengalami pucat, lemas dan nyeri perut yang terjadi secara mendadak. Hal ini terjadi karena adanya robekan pada tuba falopi, sehingga harus secara cepat mendapatkan penanganan darurat medis.

2. Peluang Hamil Berikutnya Semakin Kecil

Hamil di luar kandungan memiliki pengaruh buruk terhadap kesuburan yang semakin memperkecil peluang kehamilan berikutnya. Biasanya hal ini terjadi karena tuba falopi telah mengalami kerusakan.

Namun jika ada tuba falopi lain yang masih dalam kondisi baik, maka ada peluang hamil lagi walaupun peluangnya hanya sebesar 60%.

3. Kembali Mengalami Hamil Di Luar Kandungan

Jika ibu hamil yang pernah mengalami hamil di luar kandungan tidak hanya berpengaruh terhadap kesuburan, namun juga meningkatkan resiko mengalami hamil di luar kandungan kembali. Hal ini terjadi karena tuba falopi yang telah rusak akibat riwayat kondisi hamil di luar kandungan sebelumnya.



Tuba falopi yang rusak tersebut dapat berpotensi menyumbat sel telur yang sudah dibuahi, akibatnya tersangkut kembali di tuba falopi. Adanya sumbatan tersebut, akhirnya terjadi kehamilan ektopik kembali.

Namun kenyataannya dari sekian banyak kasus kehamilan ektopik yang pernah terjadi, lebih dari separuh wanita di dunia tetap mengalami kehamilan dengan kondisi yang sehat. Semua itu tergantung dari kondisi tuba falopi pasca kehamilan ektopik sebelumnya.

Baca Juga : Kenali Adanya Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi

Penutup

Setelah anda memahami tentang hamil di luar kandungan, gejala yang timbul, penyebabnya serta bahaya yang terjadi maka anda harus selalu waspada terhadap kehamilan. Salah satunya selalu berkonsultasi dengan dokter ketika hamil, rutin melakukan pemeriksaan, ungkapkan apa yang anda rasakan ketika sedang hamil kepada dokter kandungan.

Sehingga jika terjadi kehamilan yang tidak normal, bisa dideteksi sejak dini dan dapat ditangani dengan baik untuk menghindari bahaya-bahaya yang akan timbul. Perhatikan juga faktor-faktor resiko yang dapat menimbulkan hamil di luar kandungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here