Tembus 163 Juta, Harga Bitcoin Kembali Catatkan Rekor di tahun 2020

0
93

Intanblog.com – Harga Bitcoin tembus 163 Juta per coin pada perdagangan 24 jam terakhir. Menyentuhnya harga Bitcoin ke harga US$11.000 lebih ini membuktikan bahwa aset cryptocurrency ini semakin menggairahkan di saat kondisi ekonomi global yang lesu. Pencapaian tersebut juga membuktikan bahwa Harga bitcoin kembali catatkan rekor di tahun 2020 ini. Harga Bitcoin melewati angka 163 Juta terakhir terjadi pada bulan Juni tahun 2019 lalu.

Tembus 163 Juta, Harga Bitcoin Kembali Catatkan Rekor di tahun 2020

Seluruh pelaku yang terjun di bidang per Bitcoinan saat ini sangat optimis terhadap pergerakan harga Bitcoin yang semakin menguat. Pasalnya, sejak bulan Maret 2020 Bitcoin masih terseok-seok di kisaran harga 75 Juta. Memasuki bulan April, dimana dunia sedang dilanda pandemi covid-19 harga Bitcoin mulai menguat. Banyak masyarakat di seluruh belahan dunia memanfaatkan Bitcoin sebagai alternatif investasi di masa pandemi seperti sekarang ini.

Baca Juga :   Woww, Harga Vexanium Hari Ini Tertinggi Selama Tahun 2020

Baca juga : Woww, Harga Vexanium Hari Ini Tertinggi Selama Tahun 2020

Harga Bitcoin Kembali Catatkan Rekor di tahun 2020

Permintaan dan penawaran Bitcoin di pasar yang semakin banyak sangat mempengaruhi kenaikan harga Bitcoin. Di masa seperti sekarang ini, dimana hampir seluruh harga saham di dunia merosot maka banyak investor yang beralih memperdagangkan aset crypto. Bitcoin sebagai alternatif investasi memang cukup menarik, karena tidak terpengaruh dengan kondisi ekonomi global.

Selain itu Bitcoin juga dianggap sebagai instrumen investasi yang nilainya dipercayai akan tetap terjaga, bahkan bisa meningkat meskipun dilanda krisis ekonomi global. Kenapa seperti itu?

Ya, Bitcoin memiliki karakteristik hampir sama dengan emas yang menjadi pilihan banyak masyarakat saat ini. Suplai yang langka, permintaan meningkat, harga cenderung naik, dan nilai yang tetap terjaga dikala inflasi maupun deflasi. Maka bukan hal yang aneh jika Bitcoin dan emas menjadi instrumen investasi ‘safe haven’ atau investasi yang menjadi pilihan saat kondisi perekonomian global tidak menentu.

Baca Juga :   EGLD, ALGO and SUSHI Siap Diperdagangkan di INDODAX

Para generasi Milenial yang melek teknologi saat ini juga mulai melirik perdagangan Bitcoin. Menurut para Milenial di Indonesia, memilih memperdagangkan Bitcoin karena dinilai memiliki pertumbuhan dan return aset yang lebih tinggi.

Faktor lain yang juga mempengaruhi meningkatnya harga Bitcoin dikarenakan adanya Bitcoin Halving yang terjadi pada bulan Mei lalu. Bitcoin halving adalah pemotongan reward (hadiah) yang diberikan kepada penambang (miner) Bitcoin. Reward yang biasanya diterima penambang sebesar 12,5 BTC, setelah dipotong menjadi hanya 6,25 BTC. Hal ini membuat para penambang menjual Bitcoin dengan harga lebih tinggi untuk menutupi biaya operasional dikarenakan berkurangnya pendapatan mereka.

Pencapaian Bitcoin hingga menyentuh angka 163 Juta sudah pasti menjadi berita yang menghebohkan. Sehingga pasti akan mendongkrak popularitas Bitcoin di dunia Bisnis tentunya. Dengan kata lain akan lebih banyak lagi bermunculan investor-investor Bitcoin baru, sehingga permintaan pasar akan meningkat.

Baca Juga :   Trading Crypto Sistem Arbitrage Apakah Direkomendasikan?

Banyak pakar aset cryptocurrency meyakini bahwa Bitcoin akan mampu mencapai harga US$20.000 lebih atau setara dengan 280 juta per coinnya. Akankah prediksi ini akan terbukti di tahun ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here