Harga Bitcoin Merosot Ke 81 Juta, Rekor Selama 3 Bulan Terakhir

0
206

Pergerakan harga Bitcoin di awal tahun 2018 memang sedang mengalami tren yang kurang menyenangkan. Berbeda dengan harga Bitcoin yang terjadi di akhir tahun 2017 yang sempat mencapai 290 juta per Bitcoin. Puncak penurunan harga Bitcoin awal tahun ini terjadi pada hari selasa (6/2/2018), harga Bitcoin merosot ke 81 juta. Ini adalah rekor harga terendah yang terjadi selama 3 bulan terakhir.

Harga Bitcoin Sempat Merosot Ke 81 Juta Kini Naik Menjadi 106 Juta - Harga Bitcoin Merosot Ke 81 Juta, Rekor Selama 3 Bulan Terakhir

Tren penurunan harga sebenarnya sudah terlihat sejak Natal tahun lalu dan terus berlanjut hingga awal bulan Februari 2018. Investor telah berangsur keluar dari aset digital ini pada market cryptocurrency di seluruh dunia. Meskipun tidak ada faktor fundamental yang menjadi pemicu penurunan harga, namun pasar Bitcoin mengalami perlambatan pada titik tertentu.

Baca Juga : Faktor Yang Mempengaruhi Harga Bitcoin Secara Umum

Berita Negatif Tentang Bitcoin Awal Tahun 2018

Harga Bitcoin merosot ke 81 juta oleh sejumlah orang menilai ada kaitannya dengan beberapa isu negatif yang terjadi di beberapa negara terkait Bitcoin.

Lloyds Banking Group Plc dan sejumlah penerbit kartu kredit termasuk JPMorgan Chase & Co dan Bank of America Corp saat ini telah menghentikan layanan pembelian cryptocurrency menggunakan kartu kredit yang mereka terbitkan.

Harga Bitcoin Sempat Merosot Ke 81 Juta Kini Naik Menjadi 106 Juta - Harga Bitcoin Merosot Ke 81 Juta, Rekor Selama 3 Bulan Terakhir

Kemudian di Negara China, pemerintah berusaha mengontrol perdagangan aset Bitcoin yang dinilai beresiko ini. Menurut informasi yang intanblog terima, bahwa China akan memblokir semua situs, termasuk platform luar negeri terkait perdagangan cryptocurrency dan penawaran ICO (Initial Coin Offering). Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah China untuk meredakan spekulasi di pasar aset digital.



Di Korea Selatan juga terjadi penjualan Bitcoin secara besar-besaran dikarenakan pihak berwenang di negara tersebut sedang melakukan pengawasan dan peraturan terhadap perdagangan Bitcoin. Kondisi ini juga rupanya terjadi di beberapa negara lain termasuk India.

Baca Juga : 10 Juta TEN Tahap Post Sale Habis Dalam 4 Jam

Namun diakui oleh banyak pendukung mata uang digital Bitcoin bahwa pelemahan harga ini hanya akan terjadi sementara waktu dan akan berangsur membaik dalam waktu dekat. Setelah semua masalah yang terjadi di beberapa negara selesai, maka pergerakan harga Bitcoin akan mulai mengalami peningkatan.

Seperti yang kita ketahui bahwa Bitcoin memiliki total supply sebanyak 21 juta coin yang tersebar di seluruh dunia. Ada beberapa negara yang melegalkan penggunaan Bitcoin dan ada juga yang dengan keras melarang peredaran Bitcoin. Seperti halnya di Indonesia yang melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Baca Juga : Aplikasi Dompet Bitcoin Indonesia : Fitur dan Kegunaannya

India juga sedang melakukan kajian terkait regulator terhadap penggunaan Bitcoin agar nantinya mudah diawasi. Secara keseluruhan memang banyak negara yang saat ini khawatir dengan adanya Bitcoin karena aset ini sangat beresiko.

LEAVE A REPLY

Silahkan tulis komentar anda!
Masukkan nama anda disini