Harga Emas Dunia Naik, Bagaimana Emas di Indonesia?

0
101

Intanblog.com – Harga emas dunia sempat mencapai titik tertinggi dikisaran $1.813 per ons pada Rabu, 15 Juli 2020. Banyak ekonom di dunia memang sudah memprediksikan bahwa harga emas akan terus mengalami lonjakan cukup signifikan. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi dunia yang sedang meresahkan akibat pandemi covid-19 serta ketegangan antara Amerika dengan Tiongkok. Hampir satu tahun terakhir, harga emas dunia terus memecahkan rekor demi rekornya. Bagaimana di Indonesia?

Harga Emas Dunia Naik, Bagaimana Emas di Indonesia

Jika harga emas dunia sudah mengalami kenaikan hingga mencapai titik tertinggi, namun harga emas di Indonesia masih belum menembus titik tertinggi. Kondisi ini dikarenakan menguatnya mata uang Rupiah terhadap Dollar Amerika (USD). Harga tertinggi yang pernah dicapai di Indonesia adalah Rp 890.000 per Gram yang terjadi pada bulan April 2020. Sedangkan saat ini harga emas di Indonesia berada di kisaran Rp 860.000 per Gram (sumber:sehatigold.com).

“Harga emas dunia masih konsisten dengan prediksi di awal tahun. Emas akan tetap bullish selama keresahan menghantui ekonomi dunia,” kata Denny, CEO Sehatigold.com.

Kilas balik di bulan April 2020, ekonom dunia memprediksi bahwa harga emas dunia akan bergerak menuju $3.000 / oz atau sekitar Rp 1.400.000 / gram.

“Harga emas dunia menuju $3.000 / oz sangat mungkin,” komentar Denny.

“Akan tetapi pergerakan harganya hampir bisa dipastikan tidak akan mulus. Akan ada banyak aksi pengambilan keuntungan (profit taking) dari pelaku pasar. Hal ini akan terjadi di semua sektor finansial: pasar modal, dan pasar uang. Akan banyak aksi opportunistic dari manager investasi global,” lanjutnya.

Bullish akan terjadi di Semester 2, ini selaras dengan jawaban CEO Sehatigold ketika ditanya prediksi harga emas akhir tahun 2020.

Baca juga : Apa Itu Tokopedia Emas : Pengertian, Keunggulan dan Cara Membeli

“Ada 2 hal yang perlu diperhatikan dalam jangka waktu 6 bulan ke depan. Yang pertama adalah apakah ada temuan vaksin yang akan menyelesaikan pandemi COVID-19. Untuk hal ini, saya pesimis. Vaksin tidak mungkin ditemukan dalam jangka waktu sesingkat itu.”

“Hal kedua yang perlu dilihat adalah pemilu Amerika Serikat yang akan terjadi di November 2020. Ada indikasi bahwa kubu Repulican (Donald Trump) akan sulit untuk memenangkan pemilu tahun ini. Jika kubu Demokrat yang memenangkan pemilu besar kemungkinan ketegangan negara-negara dunia akan mereda. Jika hal ini terjadi, mungkin harga emas akan kehilangan energinya untuk naik,” tutup Denny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here