Home Bisnis Investasi Properti Menguntungkan Tapi Pahami Juga Kelemahannya

Investasi Properti Menguntungkan Tapi Pahami Juga Kelemahannya

131
0
BAGIKAN

Investasi properti memang salah satu pilihan investasi yang banyak diminati masyarakat selain investasi saham, reksadana, dan investasi emas. Yang menarik dari investasi properti adalah nilainya yang tidak mengalami penurunan, bahkan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Hal inilah yang menjadi daya tarik investor terjun ke dalam bisnis properti.

investasi properti menguntungkan - Investasi Properti Menguntungkan Tapi Pahami Juga Kelemahannya

Namun sayangnya investasi properti membutuhkan modal yang tidak sedikit, bahkan bisa dikatakan membutuhkan modal yang cukup besar. Oleh karena itu bisnis ini kebanyakan dijalankan bagi mereka yang memiliki modal besar. Contohnya saja sekarang harga properti di kota-kota besar seperti apartemen sudah menyentuh dikisaran 1 Miliar rupiah ke atas.

Baca Juga : Rumah Dp 0 Persen : Syarat Dan Cara Pengajuannya

Investasi Properti Menguntungkan Namun Memiliki Kelemahan

Walaupun terjun ke dalam investasi properti membutuhkan modal besar, nyatanya banyak juga masyarakat yang tertarik untuk terjun di sektor bisnis ini. Selain menguntungkan, investasi properti juga dinilai mampu menyelamatkan nilai kekayaan dari laju inflasi.

Ditambah lagi sekarang masyarakat Indonesia sudah mulai mengedepankan gaya hidup yang diikuti dengan kebutuhan properti. Artinya perkembangan gaya hidup saat ini akan semakin menguntungkan untuk sektor bisnis properti. Permintaan properti akan semakin meningkat dari tahun ke tahun seiring meningkatnya gaya hidup masyarakat.



Namun yang perlu diketahui bahwa tidak ada bisnis yang sempurna, investasi properti selain menguntungkan juga memiliki beberapa kelemahan. Berikut ini beberapa keuntungan dan kekurangan investasi properti yang perlu anda ketahui.

Baca Juga : Cara Mengatur Keuangan Secara Cerdas Untuk Masa Depan

Keuntungan Investasi Properti

Pertama yang akan saya bahas adalah mengenai keuntungan investasi properti terlebih dahulu. Apa saja? Silahkan anda baca penjelasannya di bawah ini :

1. Resikonya Rendah

Yang menjadi banyak pertimbangan dari para investor yang terjun di dalam bisnis ini adalah karena memiliki resiko yang rendah. Pasalnya properti bukanlah produk yang memiliki pergerakan nilai fluktuatif seperti halnya pasar modal. Karena alasan itulah banyak investor yang tertarik terjun ke dalam bisnis ini, khususnya bagi mereka yang menginginkan berinvestasi pada sektor yang tidak memiliki resiko tinggi.

2. Harga Semakin Meningkat

Properti termasuk sebagai produk investasi yang cenderung memiliki nilai yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Memang properti lebih maksimal keuntungannya jika untuk investasi jangka panjang. Namun jika anda menginginkan keuntungan untuk jangka pendek, bisa mensiasatinya dengan memanfaatkan properti tersebut seperti contoh disewakan sehingga anda menerima uang sewa sebagai keuntungan jangka pendek.

3. Produk Ada Wujud Fisiknya

Berbeda dengan investasi reksadana maupun saham yang tidak terlihat secara fisik, investasi properti memiliki bentuk fisik yang jelas seperti halnya emas. Artinya properti cocok bagi investor yang menginginkan berinvestasi pada produk yang jelas wujudnya secara fisik.

Baca Juga : Inilah Jenis Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang Sebagai Pilihan

Kekurangan Investasi Properti

Selain memiliki beberapa keuntungan yang bisa anda peroleh, bisnis properti juga memiliki beberapa kekurangan seperti :

1. Memerlukan Biaya Perawatan

Properti merupakan produk yang memerlukan perawatan agar kualitas tetap terjaga dengan baik sehingga nilainya selalu meningkat. Perawatan tersebut jelas membutuhkan biaya yang tentunya cukup menguras modal.

2. Memerlukan Modal Besar

Sudah tentu jika anda terjun ke dalam investasi properti memerlukan modal yang besar, namun keuntungan yang didapat juga akan sesuai dengan modal yang dikeluarkan. Sehingga bisnis ini cocok bagi investor besar atau pemodal besar.



3. Biaya Transaksi Tinggi

Transaksi jual beli properti memerlukan biaya yang tinggi, apalagi bagi properti yang memiliki harga tinggi. Biaya transaksi tersebut meliputi PPH sebesar 5% dari harga properti tersebut yang dikenakan kepada penjual dan BPHTB sebesar 5% dikenakan bagi pembeli. PPH sendiri merupakan Pajak Penghasilan sedangkan BPHTB adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.

4. Kualitas Semakin Menurun

Inilah yang harus diperhitungkan oleh seorang investor properti bahwa selain nilainya semakin meningkat, namun dari segi kualitasnya akan semakin menurun. Oleh karena itu diperlukan kemampuan dalam memilih properti yang memiliki kualitas terbaik sebelum membelinya.

Kualitas disini yang perlu dipertimbangkan adalah bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan properti tersebut sehingga kekokohan bangunan terjamin.

5. Resiko Bencana Alam

Properti merupakan produk yang memiliki resiko terhadap bencana alam seperti tanah longsor, gempa bumi, banjir, dan lainnya. Oleh karena itu pemilihan lokasi yang tepat dan terukur akan sedikit mengurangi resiko tersebut. Memang bagi investor kebanyakan memasukkan produk propertinya pada asuransi sebagai proteksi, namun tetap harus mempertimbangkan lokasi untuk mengurangi modal yang dikeluarkan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai investasi properti menguntungkan namun juga memiliki kekurangan yang perlu anda ketahui sebelum terjun di dalamnya. Untuk menambah wawasan anda mengenai investasi, bisa baca informasi tentang investasi lainnya dengan klik disini.

BERIKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komentar anda
Silahkan masukkan nama anda disini