Iuran BPJS Kesehatan Terbaru dan Ketentuannya

0
2019

Intanblog.com – Masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan memiliki kewajiban untuk membayar iuran setiap bulannya sesuai dengan ketentuan, kecuali peserta BPJS PBI. Iuran tersebut dibayarkan paling lambat tanggal 10 pada setiap bulannya. Iuran BPJS Kesehatan memiliki perbedaan bagi setiap peserta tergantung dari kelas perawatan yang mereka pilih. Perlu diketahui bahwa kelas perawatan peserta BPJS kesehatan dibagi menjadi tiga yaitu kelas I, kelas II, dan kelas III.

Baca Juga : Persalinan Caesar Dengan BPJS Gratis, Ini Syarat dan Prosedurnya

Iuran BPJS Kesehatan Terbaru

Dari tiga kelas yang telah ditentukan, masing-masing kelas tersebut iurannya berbeda-beda dimana iuran tertinggi untuk peserta kelas I sedaangkan iuran terendah untuk kelas III. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai iuran BPJS Kesehatan terbaru.

  • Kelas I : Rp 80.000,- per peserta per bulan
  • Kelas II : Rp 51.000,- per peserta per bulan
  • Kelas III : Rp 25.500,- per peserta per bulan

Iuran di atas ditujukan bagi setiap peserta terdaftar. Artinya jika dalam satu data Kartu Keluarga (KK) terdapat lebih dari satu atau dua orang maka pembayaran iurannya dikalikan dengan jumlah peserta terdaftar dalam satu KK. Kelas yang dipilih peserta bermanfaat untuk mendapatkan pelayanan ruang perawatan. Sebagai contoh, anda memilih kelas I saat pendaftaran BPJS Kesehatan maka ketika anda memerlukan rawat inap akan diberikan layanan perawatan kela I oleh pihak Rumah Sakit.

Baca Juga : Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan Pertama Kali Sesuai Prosedur

Ketentuan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Terbaru

Iuran BPJS Kesehatan Terbaru

  • Bagi peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) iuran bulanan dibayarkan oleh Pemerintah melalui APBD maupun APBN
  • Bagi Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang bekerja pada lembaga pemerintahan seperti PNS, TNI, POLRI, Pejabat Negara, dan Pegawai Pemerintah bukan PNS iurannya sebesar 5% dari gaji/upah per bulan. Ketentuannya 3% dibayar pemberi kerja dan 2% dibayar oleh peserta.
  • Bagi Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5% dari gaji/upah per bulan. Ketentuannya 4% dibayarkan oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta.
  • Iuran untuk keluarga tambahan Pekerja Penerima Upah yang terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua, besaran iuran sebesar sebesar 1% (satu persen) dari dari gaji atau upah per orang per bulan, dibayar oleh pekerja penerima upah.
  • Iuran Jaminan Kesehatan bagi Veteran, Perintis Kemerdekaan, dan janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan, iurannya ditetapkan sebesar 5% (lima persen) dari 45% (empat puluh lima persen) gaji pokok Pegawai Negeri Sipil golongan ruang III/a dengan masa kerja 14 (empat belas) tahun per bulan, dibayar oleh Pemerintah.
  • Pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan

Keterlambatan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Dikenakan Denda

Waktu pembayaran iuran telah ditentukan paling lambat tanggal 10 setiap bulannya oleh pihak BPJS. Bagi anda yang ternyata mengalami tunggakan iuran atau terlambat membayar iuran maka akan dikenakan denda berupa pelunasan iuran tertunggak dan denda rawat inap.

Untuk lebih jelasnya mengenai denda keterlambatan iuran BPJS Kesehatan terbaru bisa anda baca infromasinya disini Telat Bayar Iuran BPJS Kesehatan : Berapa Denda Yang Harus Dibayarkan?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama Anda di sini