Kelas BPJS Kesehatan Akan Dihapus, Ini Penjelasannya

0
847

Intanblog.com – Kelas BPJS Kesehatan akan dihapus bertahap mulai awal tahun 2021 dan digantikan dengan sistem Kelas Standar. Sebelumnya bagi peserta BPJS Kesehatan dibedakan berdasarkan kelas yaitu kelas 1, 2, dan 3. Kebijakan kelas standar tersebut menggantikan sistem kepesertaan BPJS Kesehatan yang lama, sehingga nantinya seluruh peserta hanya akan tergabung dalam satu kelas kepesertaan.

Kelas BPJS Kesehatan Akan Dihapus, Ini Penjelasannya

Informasinya, kebijakan kelas standar akan mulai diterapkan mulai awal tahun 2021 hingga akhir tahun 2022. Meski kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan, namun hingga saat ini belum ada informasi berapa iuran yang diterapkan bagi peserta BPJS Kesehatan standar.

Kelas BPJS Kesehatan Akan Dihapus, Ini Penjelasannya

Perlu diketahui saat ini besaran iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri adalah, kelas 1 sebesar Rp 150 ribu, kelas 2 Rp 100 ribu dan kelas 3 42 ribu.

Baca Juga :   Besaran Iuran BPJS Kesehatan Setelah Naik 1 Juli 2020

Perumusan aturan kelas standar BPJS Kesehatan dilakukan oleh beberapa lembaga yakni Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Kemenkes, BPJS Kesehatan, Kementerian Keuangan, kalangan akademisi, perhimpunan dan asosiasi Rumh Sakit. Maksimal hingga akhir September 2020 ini perumusan mengenai rancangan manfaat paket JKN berbasis KDK dan rawat inap kelas standar terselesaikan.

Sehingga pada bulan Oktober hingga Desember 2020 seluruh pihak terkait bisa dengan segera melegalkan aturannya meliputi pembahasan rancangan revisi Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan oleh internal kemenkes.

Aturan terkait kelas standar yang menggantikan sistem kelas kepesertaan lama ini tercantum dalam  Perpres Nomor 64 Tahun 2020. Pada pasal 54 A isinya Untuk keberlangsungan pendanaan jaminan kesehatan, menteri bersama kementerian/lembaga terkait, organisasi profesi, dan asosiasi fasilitas kesehatan melakukan peninjauan manfaat jaminan kesehatan sesuai kebutuhan dasar kesehatan (KDK) dan rawat inap kelas standar paling lambat Desember 2020.

Mengenai kelas standar yang akan mulai diterapkan tersebut diharapkan menjadi solusi terbaik bagi peserta BPJS Kesehatan mandiri setelah adanya penyesuaian iuran beberapa waktu lalu. Dengan diberlakukannya sistem terbaru ini juga akan mengakhiri polemik terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang banyak dikeluhkan masyarakat terutama bagi peserta mandiri.

Baca Juga :   Bedanya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek)

BPJS Kesehatan hingga saat ini menjadi salah satu layanan dari pemerintah khususnya untuk sektor kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat. BPJS Kesehatan menganut sistem gotong royong dengan pembayaran iuran setiap bulannya sebagai premi untuk peserta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here