Latar Belakang Berdirinya Bukalapak Sebagai 4 Besar Unicorn di Indonesia

    0
    127

    Siapa yang tidak mengenal Bukalapak, khususnya bagi anda yang gemar belanja online. Ya, Bukalapak merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia yang didirikan oleh Achmad Zaky dan kawannya Muhamad Fajrin Rasyid (Co-Founder & Presiden Bukalapak). Apa sih latar belakang berdirinya Bukalapak hingga saat ini masuk menjadi 4 besar unicorn di Indonesia.

    Latar belakang berdirinya bukalapak - Latar Belakang Berdirinya Bukalapak Sebagai 4 Besar Unicorn di Indonesia

    Sebagai catatan, Unicorn adalah sebutan bagi bisnis startup dengan valuasi mencapai USD$1 miliar atau setara dengan Rp 15 triliun. Ini merupakan capaian yang gemilang bagi Bukalapak di tahun 2018 ini yang mampu mengangkat nama Indonesia di dunia ekonomi global.

    Baca Juga : Bukareksa, Investasi Reksadana Online Yang Menguntungkan Via Bukalapak

    Latar Belakang Berdirinya Bukalapak

    Achmad Zaky yang banyak dikenal masyarakat sebagai pendiri Bukalapak memang sering kali muncul di media online atau bahkan sering kali juga dimintai untuk menjadi pembicara dalam sebuah seminar penting mengenai dunia ekonomi bisnis startup. Bersama dengan temannya Muhamad Fajrin Rasyid, mereka berusaha dengan sekuat tenaga membesarkan Bukalapak hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang ini.



    Mereka berdua memimpin Perusahaan dan terus mengembangkan sistem dan layanan Bukalapak dengan tujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Muhamad Fajrin Rasyid sebenarnya baru menjadi seorang Presiden Bukalapak pada Juni 2018 dimana sebelumnya selama 7 tahun menjadi seorang Chief Financial Officer (CFO) Bukalapak. Sebagai CFO Bukalapak, Fajrin aktifitas sehari-harinya mengurusi keuangan Perusahaan.

    Latar belakang berdirinya bukalapak - Latar Belakang Berdirinya Bukalapak Sebagai 4 Besar Unicorn di Indonesia
    Muhamad Fajrin Rasyid, Presiden BUKALAPaK

    Awal mulanya mendirikan Bukalapak, pendiri termotivasi dengan adanya Amazon, Alibaba, dan marketplace lainnya yang ada di luar Negeri. Mereka berpikir untuk membuat bisnis sejenis di Indonesia yang pada saat itu belum ada sama sekali. Pada awalnya mereka juga mengerjakan proyek bukan hanya Bukalapak, namun semakin hari justru Bukalapak yang terlihat semakin tumbuh pesat. Sehingga memutuskan untuk fokus mengembangkan Bukalapak.

    Tahun ini (2018) merupakan tahun yang membanggakan bagi Bukalapak karena mampu meraih pertumbuhan transaksi penjualan mencapai tiga digit di atas 100%. Bukalapak juga menjadi tempat usaha yang menggiurkan bagi sejumlah merchant atau pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang membuka lapak online di dalam platform Bukalapak. Jumlahnya saat ini menurut Presiden Bukalapak mencapai 4 juta merchant atau UKM.

    Dengan pencapaian yang luar biasa tersebut, tidak membuat pendiri Bukalapak kemudian merasa puas. Justru dengan pencapaian tersebut mereka tetap fokus pada kepuasan konsumen atau pelanggan. Sebagai contoh, baru-baru ini Bukalapak telah meluncurkan layanan baru yaitu warung (Mitra Bukalapak). Kedepannya Bukalapak berharap supaya banyak lagi pengusaha warung yang bekerja sama dengan Bukalapak.

    Baca Juga : Apa Itu Tokopedia : Sejarah dan Profil Pendirinya

    Rahasia Sukses Bukalapak Yang Menginspirasi

    Rahasia sukses yang dilakukan pendiri Bukalapak mulai dari merintis sejak awal adalah mereka berupaya semaksimal mungkin untuk mendengarkan apa kata konsumen. Jika hanya sekedar membuat sebuah bisnis startup khususnya bidang teknologi, saat ini banyak sekali seorang programmer yang mampu membuat sistem canggih. Namun poin yang paling penting adalah bagaimana membuat sistem yang mampu menjawab kebutuhan konsumen.

    Membaca peluang-peluang baru serta gigih dalam menjalankan sebuah bisnis tentu akan menghasilkan suatu keberhasilan. Selain itu terus perbanyak relasi bisnis, karena hal ini juga sangat penting untuk membesarkan bisnis yang dijalani. Jangan jadikan tantangan sebagai sebuah penghalang, namun jadikan tantangan sebagai semangat karena dibalik tantangan anda akan menemukan peluang-peluang usaha baru.

    Baca Juga : Bukalapak : Pengiriman Barang Lebih Cepat Dengan Rush Delivery

    Menurut Muhamad Fajrin Rasyid, tantangan bisnis e-commerce di Indonesia saat ini adalah soal pembayaran dan logistik di Indonesia yang masih belum sepenuhnya lancar. Oleh karena itu, Bukalapak akan terus mengembangkan sistem pembayaran yang aman untuk konsumen sehingga proses belanja akan lebih nyaman.

    Itulah sedikit kisah yang menginspirasi mengenai latar belakang berdirinya Bukalapak yang saat ini menjadi unicorn nomor 4 di Indonesia. Semoga ada sedikit pesan positif yang bisa anda ambil dari artikel di atas untuk bisnis yang anda jalani saat ini.

    LEAVE A REPLY

    Silahkan tulis komentar anda!
    Masukkan nama anda disini