Melihat Geliat Harga Bitcoin di Awal Tahun 2019

0
143

Intanblog – Memasuki tahun 2019 tentu banyak yang berharap akan muncul gebrakan-gebrakan baru dari market Bitcoin. Harapan paling utama adalah adanya pergerakan kenaikan harga yang lebih signifikan seperti kejadian pada awal tahun 2018 lalu. Namun kenyataannya, melihat geliat harga Bitcoin di awal tahun 2019 ini seakan-akan masih terlihat biasa-biasa saja atau bisa dikatakan masih datar. Bahkan untuk keluar dari zona sekarang inipun sangat sulit, apalagi untuk menyentuh harga di atas Rp 100 Juta per coinnya.

Melihat geliat harga Bitcoin di awal tahun 2019 - Melihat Geliat Harga Bitcoin di Awal Tahun 2019
Dok. Google

Sebagai seorang pengguna cryptocurrency sekaligus trader, saya sendiri menyadari bahwa penggemar Bitcoin semakin hari memang semakin menurun. Permasalahan ini tentu sedikit banyak turut mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin. Kondisi seperti ini juga sebagai pemicu menurunnya demand terhadap Bitcoin di berbagai market cryptocurrency. Padahal harga Bitcoin ditentukan oleh demand, dimana semakin tinggi demand terhadap Bitcoin maka harga akan semakin naik.

Baca Juga : Harga Bitcoin Kembali ke Trend Positif, Trader Cryptocurrency Girang

Melihat Geliat Harga Bitcoin di Awal Tahun 2019, Pergerakannya Masih Datar

Jika anda termasuk orang yang selalu mengikuti pergerakan harga Bitcoin, pasti anda pernah mengalami masa-masa dimana harga Bitcoin diperbincangkan banyak orang dari berbagai kalangan. Masa dimana Bitcoin menjadi trending topik di berbagai media online, social media, dan menjadi pembahasan hangat di kalangan pemerintahan khususnya di bidang ekonomi.



Pada saat itu banyak mata, mulut, dan telinga tertuju pada Bitcoin. Apa yang terjadi pada saat itu?

Peristiwa tersebut terjadi pada akhir tahun 2017 hingga awal tahun 2018, dimana harga Bitcoin seperti terbang bebas. Berawal dari harga dikisaran puluhan juta pada saat itu naik hingga menyentuh harga tertinggi mencapai Rp 297,5 Juta per coinnya. Sontak kejadian ini mendapatkan warning dari berbagai pihak pemerintahan seperti OJK, Bank Indonesia, dan menteri keuangan. Bahwasannya Bitcoin sebagai produk digital itu tidak memiliki regulasi apapun sehingga perlu berhati-hati dengan risiko yang pasti akan dihadapi kedepannya.

Respon dari pemerintah, rupanya bukan hanya dialami di Indonesia saja bahkan di China dan Korea sempat menghentikan paksa beberapa market crypto sebagai upaya untuk menghindari hal-hal yang lebih fatal dengan adanya perdagangan Bitcoin. Isu-isu negatif bahkan sering dilontarkan berbagai pihak yang memiliki kepentingan pribadi untuk menjatuhkan harga Bitcoin. Seperti yang bisa kita lihat pada hari ini, harga Bitcoin terus berkutat di kisaran Rp 56 – 59 Juta adalah akibat dari beredarnya isu-isu miring tentang Bitcoin.

Kondisi saat ini sangat berbanding terbalik dengan kondisi Bitcoin yang terjadi pada awal tahun lalu. Karena adanya aturan-aturan yang lebih ketat oleh beberapa negara terkait perdagangan Bitcoin, maka secara signifikan investor Bitcoin semakin menurun drastis. Sehingga terjadilah aksi penjualan secara masal oleh beberapa investor besar, khususnya investor Bitcoin yang berasal dari negeri tirai bambu.

Memasuki tahun 2019 ini, harga Bitcoin bahkan sempat terjun ke level Rp 54 Juta yang terjadi pada tanggal 1 Januari 2019 pukul 03:00 dinihari. Di tahun 2019 ini secara keseluruhan harga Bitcoin tertinggi hanya bisa mencapai Rp 58,8 Juta yaitu terjadi pada tanggal 7 Januari 2019.

Akankah di tahun 2019 ini harga Bitcoin akan kembali terulang mencapai harga tertinggi hingga Rp 297,5 Juta seperti yang terjadi pada tahun 2017 yang lalu? Sayangnya tidak ada  satupun orang yang mampu memastikan akan seperti apa perkembangan harga Bitcoin kedepannya. Sebagai pengguna crypto kita hanya bisa berharap di tahun 2019 ini akan banyak lagi investor-investor Bitcoin yang kembali berburu Bitcoin, sehingga demand akan semakin meningkat.

Baca Juga : Trading Forex dan Trading Bitcoin, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Menurut anda, melihat geliat harga Bitcoin di awal tahun 2019 ini bagaimana? apakah sudah sesuai dengan harapan anda atau sangat jauh dengan target dan harapan yang sudah anda canangkan sejak tahun lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here