Home Investasi Reksadana Memilih Investasi Reksadana atau Unit Link : Mana Yang Terbaik

Memilih Investasi Reksadana atau Unit Link : Mana Yang Terbaik

241
0
BAGIKAN

Investasi Reksadana dan Unit Link adalah sama-sama produk investasi yang semakin banyak diminati oleh masyarakat. Peningkatan peminat ini dikarenakan semakin banyaknya masyarakat yang mulai paham akan arti pentingnya berinvestasi.

Portofolio NawaBerita 2 - Memilih Investasi Reksadana atau Unit Link : Mana Yang Terbaik

Investasi Reksadana diminati sebagai tempat favorit berinvestasi karena return atau imbal balik yang ditawarkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan. Sedangkan unit link diminati karena selain mendapatkan proteksi, juga bisa dijadikan sarana berinvestasi.

Baca juga : Apa Itu Reksadana?

Walaupun keduanya sama-sama produk investasi, lalu apa persamaan lainnya serta apa perbedaannya?

Persamaan Investasi Reksadana dan Unit Link

Berikut ini beberapa persamaan mendasar yang dimiliki oleh reksadana dan unit link :

1. Sama- sama Dikelola Oleh Manajer Investasi

Investasi Reksadana dan Unit link mempunyai persamaan dalam hal pengelolaan dana yang terkumpul dari nasabah.

Keduanya mempercayakan kepada Manajer Investasi ( MI ) profesional untuk mengelola dana tersebut. Oleh Manajer Investasi, dana akan dimasukkan ke dalam beberapa tempat seperti saham, obligasi dan deposito.

Baca juga : Ketahui Apa Itu Investasi Asuransi Unit Link

2. Tingkat Resiko Hampir Sama

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa keduanya memasukkan dana ke tempat-tempat investasi yang sama, maka secara otomatis untuk tingkat resikonya juga sama besarnya.

Perbedaan Investasi Reksadana dan Unit Link

Selain persamaan yang sudah disebutkan di atas, investasi reksadana dan unit link juga mempunyai beberapa perbedaan yang menonjol.

Berikut ini uraian lengkapnya :

1. Dari Segi Jumlah dan Waktu

Untuk reksadana, jumlah dan waktu investasi tidak ditentukan. Artinya anda bisa menyetorkan dana kapan saja dengan besaran setoran dana yang tidak ditentukan. Contoh sederhana, misalkan anda menyetorkan dana Rp 100 ribu bulan ini lalu menyetorkan lagi 3 bulan kemudian sebesar Rp 1 juta.

Hal itu berbeda dengan Unit Link, yang pada dasarnya adalah sebuah produk asuransi. Sehingga untuk jumlah dan waktu investasi pada unit link sudah ditentukan sejak awal. Mulai dari besaran biaya yang harus dibayarkan setiap bulannya hingga denda yang harus dibayar jika nasabah terlambat membayar.

2. Dari Segi Biaya Jual dan Beli

Reksadana tidak menentukan biaya untuk proses jual maupun beli, hanya saja jika anda membeli reksadana secara online maka akan dikenakan biaya sebesar 1-2%. Namun itu tidak semuanya memberlakukan biaya, ada juga yang membebaskan biaya jual walaupun secara online.

Jika pada unit link nasabah akan dikenakan biaya sebesar 5% ketika membeli maupun menjual investasi.

3. Dari Segi Memilih Manajer Investasi

Di reksadana, anda diberikan kebebasan untuk memilih manajer investasi untuk mengelola dana anda.

Sedangkan Unit Link, anda tidak diberikan kewenangan untuk memilih manajer investasi karena di unit link rata-rata hanya memiliki satu orang manajer investasi saja.

4. Dari Segi Laporan Hasil Yang Diperoleh

Reksadana bisa melihat atau memantau hasil investasi anda pada hari pertama ketika anda menyetorkan dana investasi. Kemudian setiap bulannya nasabah juga akan diberikan laporan lengkap perkembangan investasi mulai dari bulan pertama.

Berbeda dengan unit link, nasabah bisa memantau hasil investasi setelah tahun kedua sejak pertama kali menyetorkan dana.

5. Dari Segi Pencairan

Sebenarnya baik reksadana maupun unit link, dana investasi dapat dicairkan kapan saja. Namun ada bebrapa hal yang membedakan. Di reksadana, anda bisa dengan mudah mencairkan dana investasinya secara langsung melalui tempat anda membeli.

Sedangkan di unit link, berbeda dengan reksadana. Karena investasi anda masih terkait dengan asuransi. Ketika anda mengambil keseluruhan dana tersebut, maka otomatis akan kehilangan manfaat proteksinya. Jadi solusinya anda jangan mengambil seluruh dana investasi tersebut untuk tetpa menikmati manfaat proteksi yang diberikan.

6. Dari Segi Minimum Dana Investasi

Reksadana memberikan minimum nilai investasinya adalah sebesar Rp 100 ribu, ini terbilang kecil dan sangat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Sedangkan unit link nilai minimumnya untuk pembayaran premi adalah Rp 350 ribu, inipun harus rutin dibayarkan setipa bulannya sampai dengan waktu yang ditentukan.

Baca juga : Disini tempat investasi reksadana yang cocok bagi semua kalangan, mulai dari Rp 100.000

Itulah beberapa uraian persamaan dan perbedaan antara Reksadana dan Unit Link, antara mana yang lebih baik semua tergantung anda.

Jika anda pada dasarnya hanya menginginkan investasi murni, maka pilihan yang tepat adalah reksadana. Sedangkan jika anda sedang mencari investasi serta proteksi, maka unit link pilihannya.

 

BERIKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komentar anda
Silahkan masukkan nama anda disini