Home Investasi Pengertian Investasi Saham : Jenis dan Keuntungannya

Pengertian Investasi Saham : Jenis dan Keuntungannya

98
2
SHARE

Bagi anda yang sedang mempelajari tentang investasi saham, hal pertama yang harus anda ketahui adalah tentang pengertian investasi saham itu sendiri. Di mata masyarakat saat ini jika berbicara mengenai saham, memang banyak yang beranggapan bahwa investasi saham hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang berduit banyak.

pengertian saham, jenis dan keuntungannya

Padahal anggapan tersebut tidak benar, investasi saham bisa dilakukan oleh siapapun tanpa harus memiliki duit yang melimpah layaknya konglomerat. Anda bisa memulai investasi saham mulai dengan 1 lot saham pada salah satu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ( BEI ). Jumlah per 1 lotnya terdiri dari 100 lembar saham yang akan anda miliki.

Pengertian Investasi Saham

Anda sedang berminat untuk investasi saham tapi masih minim pengetahuan tentang saham? Silahkan anda simak penjelasan mengenai pengertian saham berikut ini.



Investasi saham adalah kegiatan penanaman modal yang dilakukan dengan pembelian beberapa kepemilikan saham pada sebuah perusahaan dengan tujuan untuk mendanai keperluan dan mendukung jalannya ekonomi sehingga memberikan keuntungan bagi para penanam modal.

Saham sendiri merupakan salah satu instrumen pasar modal yang diperbandingkan di lantai bursa efek sebagai langkah sebuah perusahaan untuk memperoleh modal untuk kelangsungan ekonomi perusahaannya.

Baca Juga : Pengertian Investasi Reksadana Saham dan Resikonya

Jenis Investasi Saham

Investasi saham sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis antara lain :

1. Saham Biasa ( Common Stock )

Saham biasa ini merupakan jenis efek yang paling sering digunakan oleh emiten ( perusahaan publik ) dan yang paling populer di pasar modal.

Saham biasa memiliki beberapa karakterisitik sebagai berikut :

  • Hak suara untuk memilih dewan direksi serta keputusan lain yang ditetapkan pada rapat umum pemegang saham.
  • Hak untuk didahulukan membeli saham sebelum ditawarkan ke publik, jika mengeluarkan saham baru.
  • Merupakan perseroan terbatas.

2. Saham Preferen ( Preferred Stock )

Saham preferen merupakan jenis saham yang mendahulukan hak pemiliknya dibanding pemilik saham biasa.

Saham preferen memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut :

  • Pembayaran dividen akan di prioritaskan
  • Memiliki hak suara lebih dibanding saham biasa
  • Jumlah dividen tidak berubah
  • Saham preferren bisa diubah menjadi saham biasa

Selain dua jenis di atas, investasi saham juga dibagi menjadi beberapa jenis yang dilihat dari kinerja perdagangannya antara lain :

  1. Blue Chip Stocks – Saham biasa yang memiliki reputasi tinggi sebagai pemimpin dalam industri.
  2. Cyclical Stocks – Saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi maksro.
  3. Defensive Stocks – Saham yang tetap stabil dalam kondisi yang tidak pasti.
  4. Income Stocks – Saham emiten dengan pembayaran dividen yang tinggi dari sebelumnya.
  5. Growth Stocks – Saham yang terdiri dari saham terkenal dan saham kurang terkenal
  6. Speculative Stocks – Saham yang memiliki potensi secara konsisten mendapat penghasilan tinggi di masa mendatang.
  7. Emerging Growth – Saham yang diterbitkan perusahaan tercatat relatif kecil dan stabil.
Baca Juga : Apa Itu Obligasi? Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Keuntungan Investasi Saham

Sebagai penanam modal pada sebuah perusahaan tentunya yang diinginkan adalah keuntungan, seperti halnya investasi saham. Berikut ini beberapa keuntungan yang diperoleh dalam menjalani investasi saham.

1. Dividen

Dividen adalah keuntungan perusahaan yang dibagikan sebagian kepada para pemegang saham. Jumlah dividen yang dibagikan sebelumnya akan melalui Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ). Jumlah pembagian dividen untuk setiap perusahaan akan berbeda-beda, tergantung dari hasil rapat perusahaan.

Cara pembagian dividen memiliki dua cara yaitu dividen tunai dan dividen saham. Dividen tunai dibagikan perusahaan dalam bentuk uang tunai, sedangkan dividen saham diberikan kepada pemegang saham dalam bentuk saham baru untuk menambah jumlah saham pemegang saham.

2. Capital Gain

Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga pembelian dan penjualan.

Contoh : Anda membeli saham sebuah perusahaan ketika harganya masih Rp 1000 per lembar, setelah 6 bulan ternyata harga saham tersebut naik menjadi Rp 2000. Jika anda menjual di harga itu, maka anda akan memperoleh keuntungan Rp 1000 per lembar saham.

Jadi, selisih harga tersebut yang dinamakan capital gain. Capital gain biasanya diberikan oleh perusahaan yang tidak memberikan keuntungan dalam bentuk dividen.

Baca Juga : Inilah Jenis Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang Sebagai Pilihan

Resiko atau Kerugian Investasi Saham

Sama halnya dengan jenis-jenis investasi lainnya, investasi saham juga memiliki resiko atau kerugian yang akan dibebankan pada pemegang saham. Berikut ini beberapa kerugian investasi saham.

1. Tidak Memperoleh Pembagian Dividen

Jika perusahaan tidak membukukan keuntungan atau pada rapat umum pemegang saham ( RUPS ) memutuskan tidak membagikan dividen karena dana akan digunakan untuk hal lain. Jika terjadi seperti ini, maka pemegang saham hanya akan mengandalkan keuntungan dari Capital Gain.

2. Terjadi Capital Loss

Capital loss merupakan kebalikan dari capital gain, yang merupakan penurunan harga saham yang terjadi karena kinerja perusahaan menurun. Hal ini dapat menimbulkan kerugian yang besar jika tingkat penurunan harganya juga besar, terlebih lagi pada pemegang saham yang memiliki lembar lebih banyak.

3. Resiko Likuidasi atau Perusahaan Bangkrut

Resiko atau kerugian terbesar investasi saham adalah ketika perusahaan dinyatakan bangkrut atau pailit. Para pemegang saham tidak bisa menuntut kembali modal yang sudah mereka tanamkan pada perusahaan tersebut.

4. Delisting Dari Bursa Efek

Dengan alasan tertentu perusahaan emiten bisa saja dihapus dari bursa sehingga pemegang saham tidak bisa memperdagangkan sahamnya lagi di bursa efek.

Jika melihat dari resiko atau kerugian yang akan didapatkan jika terjun pada investasi saham, tentu anda akan berpikir ulang untuk menggelutinya. Namun, kerugian tersebut sebenarnya hanya terjadi beberapa persen saja jika dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh.

Oleh karena itu anda memang butuh pemahaman yang lebih dalam mengenai investasi saham, agar tepat dalam memilih perusahaan yang dituju serta tidak mudah terpengaruh dengan bisnis yang memberikan keuntungan tinggi dalam waktu yang singkat.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai pengertian investasi saham yang perlu anda ketahui. Semoga penjelasan ini dapat membantu anda dalam memilih investasi yang tepat.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here