Perbedaan Token dan Coin (Altcoin) Yang Paling Mendasar

0
440

Sebagai salah satu penggemar cryptocurrency, anda tentu sering mendengar istilah Token dan Coin. Sebagian dari anda mungkin sudah paham dengan perbedaan antara keduanya. Namun saya yakin masih banyak yang belum memahami apa perbedaan Token dan Coin yang paling mendasar.

Perbedaan Token dan Coin pada cryptocurrency - Perbedaan Token dan Coin (Altcoin) Yang Paling Mendasar

Pada dasarnya, antara Token dan Coin itu sama-sama termasuk di dalam jenis cryptocurrency yang bekerja menggunakan teknologi Blockchain. Hanya saja struktur Blockchain yang digunakan antara Token dan Coin berbeda, inilah yang menjadi perbedaan paling mendasar antara Token dan Coin.

Baca Juga : Pengertian Bullish, Bearish dan Sideways Dalam Trading Cryptocurrency

Perbedaan Token dan Coin (Altcoin)

Saya disini tidak akan menjelaskan panjang lebar mengenai perbedaan Token dan Coin agar tidak semakin membingungkan. Jadi yang saya jelaskan hanya perbedaan mendasarnya saja sehingga akan lebih mudah dipahami, khususnya bagi pemula. Berikut ini penjelasannya mengenai perbedaan Token dan Coin yang paling mendasar.

Coin (Altcoin)

Aset digital yang disebut “coin” yang pertama muncul adalah Bitcoin, sedangkan alternatif coin atau yang biasa disebut dengan Altcoin adalah coin alternatif selain Bitcoin.

Jadi cryptocurrency yang disebut dengan coin sebenarnya adalah hanya Bitcoin, sedangkan coin selain Bitcoin disebut dengan Altcoin (Alternatif Coin). Namun pemahaman orang kadang berbeda-beda, sehingga semua cryptocurrency disebut coin.



Bitcoin adalah induk dari Altcoin yang saat ini telah banyak beredar. Altcoin sendiri ada dua jenis, yaitu Altcoin yang bekerja menggunakan protokol open source Bitcoin dan Altcoin yang berasal dari open source Bitcoin dengan menggunakan protokol baru.

# Altcoin Menggunakan Protokol Open Source Bitcoin

Altcoin jenis ini menggunakan protokol open source Bitcoin dengan perubahan coding sehingga terbentuklah coin baru yang memiliki fitur berbeda dengan lainnya. Contoh Altcoin jenis ini adalah Namecoin, Peercoin, Dogecoin, dan lainnya.

# Altcoin Berasal dari Protokol Open Source Bitcoin

Sedangkan Altcoin jenis ini berasal dari protokol open source Bitcoin, hanya saja Altcoin ini membentuk protokol baru namun masih di dalam protokol Bitcoin. Contohnya adalah Ethereum, Neo, Ripple, Waves, NXT, Achain, dan lainnya.

Cara mendapatkan Altcoin selain dengan membelinya pada bursa perdagangan cryptocurrency, anda juga bisa mendapatkannya dengan cara menambang atau mining. Namun tidak semua coin mendukung untuk ditambang. Proses penambangan ini berlangsung selama persediaan (supply) dari coin tersebut belum mencapai titik maksimal.

Baca Juga : Vexanium Listing di Market BTC-Alpha Tanggal 18 Juli 2018

Token

Sedangkan Token adalah sebuah cryptocurrency yang dibangun di atas Blockchain lain yang telah tersedia dan mendukung smartcontract. Pengertian sederhananya adalah Token dibangun menumpang di Blockchain lain yang sudah berdiri.

Token dibuat tanpa harus merubah coding apapun pada Blockchain yang ditumpanginya, sehingga pembuatan Token lebih mudah dibandingkan dengan coin. Proses pembuatannya pun tidak memerlukan waktu lama, sehingga biayanya lebih murah.

Beberapa contoh teknologi Blockchain yang sudah mendukung smartcontract dan yang paling sering digunakan untuk pembuatan Token adalah Ethereum, Neo, dan Waves.

Jika pada coin cara mendapatkannya bisa dengan cara di tambang, maka pada Token tidak memerlukan penambangan. Pihak developer hanya menentukan berapa banyak total supply, selanjutnya tinggal di cetak jumlah token tersebut.

Baca Juga : Apa Itu Market Maker dan Market Taker Bitcoin Indonesia

Cara Cek Jenis Token dan Coin

Anda tentu pernah menjumpai berbagai macam cryptocurrency pada sebuah market pertukaran crypto. Jika anda penasaran dengan crypto yang anda jumpai itu termasuk Token atau Coin, anda bisa mengeceknya secara langsung.

Untuk mengecek cryptocurrency tersebut merupakan jenis Token atau Coin, anda bisa menggunakan bantuan situs Coinmarketcap.

  • Silahkan anda kunjungi situs coinmarketcap.com
  • Ketik pada kolom search crypto apa yang akan anda cek
  • Lalu pilih crypto yang anda maksud tersebut untuk menampilkan data secara detail
  • Lihat gambar di bawah ini

Perbedaan Token dan Coin pada cryptocurrency - Perbedaan Token dan Coin (Altcoin) Yang Paling Mendasar

Dari gambar di atas anda bisa melihat perbedaan Token dan coin dengan bantuan situs Coinmarketcap. Anda juga bisa melihat jenis coin mana yang bisa di mining (Mineable) dan yang tidak bisa di mining.

Kesimpulan

Jadi perbedaan Token dan Coin yang paling mendasar adalah, Coin berdiri menggunakan Blockchain miliknya sendiri (Independen) sedangkan Token berdiri di atas blockchain lain yang telah tersedia (Menumpang).

Token lebih mudah dan lebih cepat proses pembuatannya jika dibandingkan dengan coin (Altcoin).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here