Perbedaan Unicorn, Decacorn dan Hectocorn Dalam Bisnis Startup

0
261

Intanblog.com – Bisnis Startup atau bisnis rintisan khususnya di bidang teknologi digital telah menelurkan banyak sekali Perusahaan-Perusahaan besar di dunia saat ini. Dalam prosesnya, Perusahaan tersebut akan mendapatkan julukan atau istilah yang akan disandangnya seiring dengan perkembangan nilai valuasi bisnisnya seperti unicorn, decacorn, dan hectocorn. Lalu seperti apa perbedaan unicorn, decacorn, dan hectocorn dalam bisnis startup?

Perbedaan Unicorn Decacorn dan Hectocorn Dalam Bisnis Startup - Perbedaan Unicorn, Decacorn dan Hectocorn Dalam Bisnis Startup

Pada kesempatan yang lalu saya telah menjelaskan banyak lebar terkait dengan istilah Unicorn, mulai dari pengertiannya hingga contohnya di Indonesia. Jika anda belum sempat membacanya, silahkan baca disini. Ternyata pada prosesnya, setelah Unicorn masih ada lagi dua tingkatan yaitu Decacorn dan Hectocorn. Tentu pembahasan kali ini akan sedikit lebih menarik karena anda akan mengetahui lebih banyak mengenai istilah-istilah tersebut.

Baca Juga : Cara Belanja di Tokopedia Via Aplikasi Android dan iOS Terbaru 2019

Perbedaan Unicorn, Decacorn dan Hectocorn Dalam Bisnis Startup

Akhir-akhir ini memang pembahasan mengenai bisnis startup di Indonesia sedang ramai diperbincangkan, pasalnya Indonesia sebagai negara berkembang ternyata mampu menciptakan Perusahaan-Perusahaan rintisan yang berhasil menyandang Unicorn. Saat ini Indonesia telah memiliki 4 Perusahaan yang diberi julukan Startup Unicorn. Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn dalam dunia bisnis Startup.



Istilah Unicorn

Unicorn adalah istilah yang ditujukan bagi Perusahaan startup (rintisan) dengan nilai valuasi bisnisnya telah mencapai 1 Miliar US Dollar. Berdasarkan data CB Insight yang di update pada Januari 2019, jumlah Startup Unicorn mencapai lebih dari 300 Perusahaan secara global dengan nilai valuasi mencapai 1.074 Miliar US Dollar.

Indonesia kebagian 4 Startup Unicorn yaitu Tokopedia, Traveloka, Go-Jek, dan Bukalapak. Ke-empat Startup tersebut telah memiliki nilai valuasi bisnis di atas 1 Miliar US Dollar. Berdasarkan Startup Ranking, saat ini Indonesia telah memiliki 2.041 Startup dimana empat diantaranya sudah menjadi Unicorn. Jumlah Startup di Indonesia rupanya masih kalah jauh dengan Amerika Serikat yang telah memiliki sekitar 46.491 Startup.

Baca Juga : Latar Belakang Berdirinya Bukalapak Sebagai 4 Besar Unicorn di Indonesia

Istilah Decacorn

Sedangkan untuk Decacorn adalah istilah yang ditujukan bagi Perusahaan rintisan dengan nilai valuasi bisnis mencapai 10 Miliar US Dollar. Dari jumlah Startup Unicorn berjumlah lebih dari 300 yang tersebar di seluruh dunia, 15 diantaranya telah mencapai status Decacorn. Startup asal Amerika Serikat paling mendominasi dari Startup Decacorn di seluruh dunia.

Adakah Startup asal Indonesia yang masuk sebagai Decacorn saat ini? Sampai dengan hari ini belum ada satupun Startup asal Indonesia yang masuk sebagai jajaran Decacorn. Namun dalam waktu dekat ternyata Go-Jek yang akan menjadi Startup Decacorn asal Indonesia pertama. Pasalnya saat ini nilai valuasi Go-Jek telah mencapai di kisaran 9,5 Miliar US Dollar, hanya butuh setengah Miliar US Dollar lagi untuk menuju Decacorn.

Istilah Hectocorn

Sedangkan istilah yang tertinggi yaitu Hectocorn dimana istilah ini diberikan kepada Startup yang nilai valuasinya mencapai 100 Miliar US Dollar. Hectocorn juga lebih dikenal dengan istilah “Super Unicorn”. Memang jika dilihat dari nilai valuasinya yang sangat tinggi, maka di dunia masih sangat sedikit Startup dengan julukan Hectocorn. Bahkan informasi untuk hal ini masih sangat sulit diperoleh.

Namun jika tertuju pada nilai valuasinya, Perusahaan raksasa teknologi seperti Google, Microsoft, Apple, dan Facebook sudah tentu berhak menyandang status Hectocorn. Tapi bukan hal yang mustahil jika Perusahaan-Perusahaan lain bakal menyusul mereka. Kemungkinan ini akan lebih diperkuat lagi karena kenyataannya bisnis Startup teknologi merupakan bisnis yang terus meningkat pesat.

Baca Juga : Apa Itu Startup? Bagaimana Model Bisnisnya dan Peluangnya di Indonesia

Kesimpulan

Dari penjelasan-penjelasan di atas, maka bisa disimpulkan bahwa perbedaan Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn terletak pada nilai valuasi bisnis dari setiap Perusahaan Startup. Dimana istilah Unicorn sebesar 1 Miliar USD, Decacorn 10 Miliar USD, dan Hectocorn sebesar 100 Miliar USD.

Setiap tingkatan tersebut akan disandang Perusahaan Startup ketika nilai valuasi bisnis mereka terus berkembang dan meningkat. Maka bukan hal aneh jika saat ini Pemerintah terus mendukung penuh bisnis Startup di Indonesia agar mereka terus berinovasi dan mampu bersaing secara global.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here