Playgame Sulit Diterima di Indonesia, Harganya Hampir Menyentuh Dasar

1
120

Intanblog.com – Kehadiran Playgame di kancah dunia crypto aset, awalnya banyak yang menduga bakal sukses besar. Pasalnya proyek yang digarapnya merupakan pertama di Indonesia. Playgame membuat sebuah proyek game online yang diadopsi dengan blockchain. Platform game online yang dibangun menggunakan kecanggihan teknologi blockchain tersebut merupakan inovasi luar biasa, tapi kenapa Playgame sulit diterima di Indonesia.

Playgame Sulit Diterima di Indonesia Harganya Hampir Menyentuh Dasar 2 - Playgame Sulit Diterima di Indonesia, Harganya Hampir Menyentuh Dasar
dok. playgame.com

Mari kita flashback sejenak.. Playgame mulai membuka kran penjualan token perdananya melalui platform Tokenomy Launchpad pada tanggal 10 September 2018. Jadwal lengkapnya bisa anda baca disini yang sudah pernah saya bahas. Harga pada saat Token sale dibandrol dengan rate (1 ETH = 15.000 pxg), sedangkan saat pre token sale (1 ETH = 18.000 pxg). Harga per ETH saat itu dikisaran Rp 3 juta sampai Rp 3,3 Juta. Jadi jika dikonversi ke Rupiah akan ditemukan harga 1 PXG = Rp 170 sampai Rp 200.

Playgame Sulit Diterima di Indonesia, Harganya Hampir Menyentuh Dasar

Yang menjadi pertanyaan, kenapa proyek sebagus itu tidak membuat pengguna crypto di Indonesia tertarik untuk mendukungnya. Mungkin jika kita melihat dukungan pengguna crypto memang lumayan tinggi dengan membeli token tersebut pada saat ICO. Namun yang perlu diketahui, tujuan utama mereka bukanlah mendukung proyeknya tapi hanya untuk mencari keuntungan. Mereka berharap, harga PXG akan naik ketika mulai diperdagangkan di market nantinya. Itulah sebenarnya yang ada di benak mereka.

Buktinya bisa kita saksikan ketika pxg listing di market Cointiger, aksi jual besar-besaran terjadi disana. Padahal harga pada saat itu jelas jauh di bawah harga ICO. Secara logika, jika mereka memang mendukung atau mensupport proyek playgame maka seharusnya tidak ada aksi jual ramai-ramai. Cukup simpan dan simpan dan simpan dan simpan…. sampai proyek berjalan.

Lebih parahnya lagi ketika pxg masuk market Indodax, bisa saya gambarkan bahwa pxg sama sekali tidak diberi ruang untuk bisa naik setidaknya menyentuh harga ICO. Sejak masuk Indodax harga pxg terus mengalami penurunan. Anda bisa cek sendiri grafiknya di Indodax secara langsung atau lihat gambar screenshotnya di bawah ini.

Playgame Sulit Diterima di Indonesia Harganya Hampir Menyentuh Dasar - Playgame Sulit Diterima di Indonesia, Harganya Hampir Menyentuh Dasar
Grafik PXG/IDR di Indodax

Harga tertinggi PXG yang tercatat di Indodax adalah Rp 63, dan itu terjadi pada saat awal listing. Dan jika kita lihat, harga PXG saat ini di Indodax hanya sebesar Rp 5 hingga Rp 6. Silahkan hitung sendiri berapa kerugian investor yang membelinya ketika ICO.

Baca juga : Binance Lending Akan Diluncurkan Mulai Bulan Ini

Proyek Bagus, Harga Tidak Sejalan

Hingga disini kita bisa menyimpulkan bahwa pxg di hati pengguna crypto di Indonesia memang sulit diterima. Silahkan saksikan sendiri di Indodax, volume perdagangan PXG sangat kecil. Disitu saja kita bisa menggambarkan betapa sulitnya PXG bisa menarik perhatian trader Indodax. Order sell yang menggunung hanya ditahan dengan order buy yang tidak seberapa.

Saya rasa Playgame perlu merubah strategi proyeknya untuk segera beralih dari platform game HTML yang sudah sangat jadul di jaman sekarang ini ke platform game yang mengikuti jaman. Bayangkan saja, di jaman dimana produsen game mobile berlomba-lomba membuat game dengan tampilan grafis yang luar biasa. Tapi playgame justru menghadirkan game dengan tampilan jadul. Mungkin jika tujuan utamanya hanya untuk menjalankan proyek sesuai Roadmap, saya rasa proyek seperti itu sudah cukup.

Kalau saya sendiri justru lebih tertarik dengan perdagangan cryptonya daripada dengan proyeknya. Bukan apa-apa, game mobile dan game-game lainnya mayoritas ditujukan buat anak-anak muda yang masih mempunyai banyak waktu luang.

Playgame sulit diterima di Indonesia? Akankah harganya akan terus mengalami kemerosotan hingga harga dasar? Entahlah, kita lihat saja satu atau dua bulan kedepan.

1 KOMENTAR

  1. Kenapa tidak bisa naik?
    Karena Anton Soeharyo adalah scammer terhebat di Indonesia saat ini.
    Mari kita laporkan ke pihak yang tertentu karena telah mengambil uang rakyat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama Anda di sini