Apakah Prothesa Gigi atau Gigi Palsu Ditanggung BPJS Kesehatan?

0
177

Ternyata masih banyak dari peserta BPJS Kesehatan yang belum mengetahui secara mendalam manfaat dari BPJS Kesehatan tersebut. Terutama untuk layanan kesehatan gigi yang ditanggung oleh BPJS. Salah satu ketidakpahaman peserta adalah mengenai apakah prothesa gigi atau gigi palsu ditanggung BPJS Kesehatan?

apakah prothesa gigi atau gigi palsu ditanggung bpjs kesehatan - Apakah Prothesa Gigi atau Gigi Palsu Ditanggung BPJS Kesehatan?

Prothesa gigi atau gigi palsu diperlukan jika salah satu gigi pasien lepas atau dicabut dikarenakan ada indikasi medis. Misal gigi rusak dan atas saran dokter agar segera dicabut dan diganti dengan gigi palsu.

Baca Juga : Iuran BPJS Kesehatan Dan Sistem Pembayarannya

Apakah Prothesa Gigi atau Gigi Palsu Ditanggung BPJS Kesehatan?

Pelayanan prothesa gigi atau gigi palsu ditanggung oleh BPJS Kesehatan, namun sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Untuk lebih jelasnya berikut ini syarat dan ketentuan mengenai prothesa gigi yang ditanggung BPJS Kesehatan.

1. Prothesa Gigi Dilakukan Di Faskes I dan Faskes Rujukan

Layanan prothesa gigi bisa dilakukan di Faskes tingkat pertama seperti Puskesmas maupun klinik dan Faskes rujukan seperti Rumah sakit. Jadi yang perlu anda lakukan adalah memeriksakan gigi ke Faskes I, jika pada Faskes I yang anda pilih tidak memiliki layanan kesehatan gigi maka anda akan dirujuk ke Fasilitas kesehatan rujukan yang tersedia layanan tersebut.

2. Tarif Maksimal Prothesa Gigi Sebesar 1 Juta Rupiah

Tarif maksimal yang ditanggung BPJS Kesehatan adalah sebesar Rp 1 juta dengan ketentuan sebagai berikut :

# Tarif untuk masing-masing rahang adalah Rp 500 ribu dengan rincian per rahang:

  • 1 sampai dengan 8 gigi = Rp 250.000
  • 9 sampai dengan 16 gigi = Rp 500.000

Contoh : Anda mengganti 2 gigi rahang atas dan 1 gigi rahang bawah, diganti sebesar Rp 500 ribu dengan rincian :

  • Penggantian untuk 2 gigi rahang atas Rp 250.000
  • Penggantian untuk 1 gigi rahang bawah Rp 250.000
Baca Juga : Prosedur Membeli Kacamata Pakai BPJS Kesehatan

Prosedur Pelayanan Prothesa Gigi

Sebagaimana layanan lainnya yang ditanggung BPJS Kesehatan, prothesa gigi juga harus sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan seperti :

1. Peserta datang ke Faskes I

Peserta BPJS Kesehatan mendatangi Faskes I untuk memeriksakan kesehatan gigi yang bermasalah. Jika Faskes I yang anda pilih tidak tersedia layanan gigi, maka anda akan diberikan rujukan menuju Faskes yang menyediakan layanan gigi.



Jika diperlukan atas indikasi medis, peserta akan memperoleh resep prothesa gigi yang mencantumkan jumlah dan lokasi.

2. Mendapatkan Prothesa Gigi

Setelah anda mendapatkan resep prothesa gigi, selanjutnya anda dapat mendapatkan prothesa gigi tersebut melalui :

  • Dokter gigi praktek mandiri/perorangan
  • Puskesmas yang memiliki dokter gigi
  • Klinik yang memiliki dokter gigi
  • Rumah sakit

3. Tanda Tangan Untuk Bukti Tanda Terima

Peserta akan dimintai tanda tangan untuk keperluan bukti tanda terima setelah mendapatkan gigi palsu/prothesa gigi.

4. Prothesa Gigi Paling Cepat 2 Tahun Sekali

Peserta diberikan tenggat waktu selama 2 tahun sekali untuk mengganti gigi palsu lagi menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

Baca Juga : Ambulan Untuk Antar Jenazah, Apakah Ditanggung BPJS Kesehatan?

Pertanyaan Terkait Prothesa Gigi Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Berikut ini beberapa pertanyaan sekaligus jawaban untuk menambah pengetahuan anda mengenai layanan prothesa gigi.

1. Apakah masih ada klaim perorangan untuk prothesa gigi?

Tidak ada. Sesuai dengan Permenkes No. 71 Tahun 2013 pasal 27 bahwa “Alat Kesehatan yang tidak masuk dalam paket Indonesian Case Based Groups (INA-CBG’s) dibayar dengan klaim tersendiri”. Klaim dilakukan oleh Fasilitas Kesehatan pemberi resep, jadi bukan dilakukan oleh peserta.

2. Apabila saya sebagai peserta memilih Puskesmas sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, namun di Puskesmas tersebut tidak tersedia Dokter Gigi. Apakah saya bisa memilih Dokter Gigi Praktek Mandiri juga?

Tidak bisa. Sesuai Permenkes No. 71 Tahun 2013 pasal 3 ayat (3) bahwa “Dalam
penyelenggaraan pelayanan kesehatan komprehensif sebagaimana dimaksud pada ayat
(1), bagi Fasilitas Kesehatan yang tidak memiliki sarana penunjang wajib membangun jejaring dengan sarana penunjang”.

Baca Juga : Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Yang Lebih Mudah dan Cepat

3. Terkait pertanyaan nomor 2, jika saya memerlukan pemeriksaan gigi, saya harus kemana?

Puskesmas / Klinik wajib menyediakan jejaring Dokter Gigi. Jika dalam kondisi tertentu, Puskesmas/Klinik tidak memiliki jejaring, maka pelayanan gigi dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan.

Itulah penjelasan mengenai apakah prothesa gigi atau gigi palsu ditanggung Bpjs Kesehatan. Semoga bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Silahkan tulis komentar anda!
Masukkan nama anda disini