Trading Forex dan Trading Bitcoin, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

0
163

Sebagai seorang trader baik itu sebagai trader Forex maupun trader Bitcoin pasti memiliki pandangan tersendiri jika diberikan pertanyaan soal keuntungan yang diperoleh. Mana yang lebih menguntungkan antara Trading Forex dan Trading Bitcoin? Kenyataannya masih banyak trader yang merasa penasaran dengan pertanyaan tersebut. Sebenarnya mana yang lebih menguntungkan antara kedua aktifitas trading tersebut?

trading - Trading Forex dan Trading Bitcoin, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Pada dasarnya jika bicara mengenai keuntungan dalam trading itu relatif dan juga ada masanya masing-masing. Seorang trader dengan modal besar dan dengan kemampuan teknikal yang bagus, biasanya lebih banyak untung daripada rugi. Hal ini karena dirinya sudah menguasai atau paham secara teknikal dengan arah pergerakan pasar. Tapi bukan berarti akan selalu tepat analisanya, karena analisa pasar tidak ada yang seratus persen tepat.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Trading Emas Online Yang Perlu Dipahami

Trading Forex dan Trading Bitcoin, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Sebelum saya membahas terlalu jauh mengenai trading Forex dan trading Bitcoin mana yang lebih menguntungkan, sebaiknya saya jelaskan terlebih dahulu definisi atau pengertian keduanya.



Trading Forex (Foreign Exchange) atau disebut juga Valas (Valuta Asing) adalah aktifitas transaksi perdagangan mata uang asing suatu negara terhadap mata uang negara lainnya untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan nilai mata uang.

Trading Bitcoin adalah aktifitas transaksi perdagangan Bitcoin yang terjadi pada sebuah marketplace cryptocurrency dengan tujuan untuk mencari keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual.

Jika kita dalami keduanya, pada dasarnya antara trading Forex dan Trading Bitcoin memiliki persamaan, yaitu membeli ketika harga turun (murah) dan menjualnya ketika harga naik lebih tinggi (mahal) untuk mendapatkan keuntungannya. Pergerakan harga keduanya juga dipengaruhi oleh Supply dan demand. Seorang trader juga bisa memprediksi arah pergerakan harga  dengan metode analisis teknikal atau melihat chart dan pattern pergerakan harga di masa lalu.

Namun yang perlu diketahui bahwa, prediksi dan analisa dengan metode apapun tidak ada yang bisa tepat 100%. Hal ini dikarenakan harga Forex dan Bitcoin akan berubah turun atau naik secara cepat ketika terjadi hal-hal yang tak terduga. Seperti halnya berita penting yang dapat mempengaruhi pergerakan harga, baik itu pengaruh untuk naik maupun pengaruh untuk turun.

Soal kemudahan dalam bertransaksi serta soal kenyamanan, keduanya bisa diandalkan. Trader bisa melakukan aktifitas trading untuk keduanya melalui berbagai platform. Trading Forex selain dilakukan melalui platform web dan software, juga bisa dilakukan  melalui aplikasi mobile. Saat ini ada banyak pilihan aplikasi Android untuk trading Forex, mulai dari yang gratis hingga aplikasi yang berbayar. Aplikasi ini disediakan untuk memudahkan trader dalam bertransaksi, khususnya trader yang aktifitas mobilitasnya tinggi.

Sama dengan Forex, hampir semua market Bitcoin besar saat ini juga telah menyediakan platform trading yang nyaman dan mudah digunakan. Mulai dari platform web dan platform mobile seperti halnya aplikasi Andoid maupun iOS. Mereka berlomba-lomba untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan bertransaksi penggunanya.

Baca Juga : Robot Trading Bitcoin Untuk Market Indodax

Pasar Forex Lebih Liquid Dibanding Bitcoin

Rata-rata volume perdagangan harian Forex tentu sangat jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan Bitcoin. Bahkan pasar saham saja masih kalah jauh jika dibandingkan dengan volume perdagangan Forex. Maka bukan hal yang aneh jika pasar Forex disebut sebagai pasar paling liquid di dunia.

Bahkan jika melihat data Coinmarketcap.com untuk volume perdagangan harian Bitcoin bulan ini saja mengalami penurunan yang sangat drastis. Ini dipengaruhi oleh penurunan harga Bitcoin yang terjadi sangat drastis selama sepekan terakhir.

Pergerakan Harga Bitcoin Lebih Liar Dibanding Forex

Pergerakan harga Bitcoin bisa dibilang sangat liar karena tidak ada suatu lembaga manapun yang mengatur Bitcoin. Seperti contoh, harga Bitcoin saat pertama kali beredar pada tahun 2009 harganya hanya beberapa sen saja. Tapi pada awal tahun 2018 harganya mampu mencapai Rp 290 Juta, dan saat ini harganya hanya berkisar di Rp 60 Juta.

Bitcoin bisa dijadikan sebagai investasi, namun memiliki risiko yang cukup tinggi karena harganya sangat liar. Jika beruntung, investor bisa untung banyak ketika harga Bitcoin naik tinggi. Tapi sebaliknya, investor bisa rugi banyak ketika harga Bitcoin turun drastis.

Baca Juga : Faktor Yang Mempengaruhi Harga Bitcoin Secara Umum

Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Jika melihat dari segi volume perdagangan, Forex lebih cepat memperoleh keuntungan yang besar jika analisanya tepat karena transaksi yang terjadi begitu cepat.

Jika melihat dari segi pergerakan harga, maka Bitcoin lebih menguntungkan karena jika trader tepat dalam menentukan harga beli maka akan memperoleh keuntungan yang besar ketika mengalami kenaikan.

Namun keduanya pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, jadi untuk memilih mana yang lebih menguntungkan kembali lagi pada penilaian masing-masing pribadi trader.

LEAVE A REPLY

Silahkan tulis komentar anda!
Masukkan nama anda disini